Padang, Kliksumbar – Kerja nyata Anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, mulai terlihat di Sumatera Barat. Bantuan pertanian yang ia kawal kini menjangkau ribuan hektar lahan.
Ia menyampaikan hal itu saat bertemu warga Alai Parak Kopi, Kota Padang, Jumat (1/5/2026). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti realisasi program yang telah berjalan.
Bantuan Bibit Tembus Ribuan Hektar
Rahmat memaparkan capaian konkret program pertanian di Sumbar. Ia memastikan bantuan tersebut langsung menyentuh petani.
Di Kabupaten Agam, bantuan bibit menjangkau 700 hektar lahan. Selain itu, bantuan bibit jagung mencapai 1.300 hektar di wilayah pesisir.
Capaian ini memperkuat bukti bahwa program tidak hanya sebatas janji. Namun, program tersebut telah terealisasi dan dirasakan masyarakat.
“Ini bukti kerja nyata kita dalam memulihkan ekonomi Sumbar,” kata Rahmat.
Alsintan dan Pendampingan Jadi Fokus Lanjutan
Rahmat menegaskan bantuan tidak berhenti pada bibit saja. Ia juga mendorong distribusi alat mesin pertanian (alsintan).
Selain itu, ia memperkuat program pendampingan teknis bagi petani. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan hasil produksi secara berkelanjutan.
Ia memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mendorong produktivitas lahan.
KWT Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga
Rahmat juga memperkuat peran Kelompok Wanita Tani (KWT). Ia menilai KWT menjadi pilar penting ketahanan pangan keluarga.
Ia mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam sektor pertanian. KWT dinilai mampu memperkuat ekonomi rumah tangga secara langsung.
“Program ini menyasar kelompok kecil hingga ibu-ibu KWT,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ibu-ibu dapat mengelola tanaman pangan dan hasil tani. Hal ini akan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Dampak Nyata untuk Pemulihan Ekonomi Sumbar
Rahmat optimistis sektor pertanian akan menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Ia memastikan program bantuan terus berlanjut.
Selain itu, ia mengajak masyarakat aktif memanfaatkan program tersebut. Dengan begitu, pemulihan ekonomi Sumbar akan berjalan lebih cepat. (***)











