Padang, Kliksumbar – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Evi Yandri Rajo Budiman, memilih menjalankan aktivitas kerja langsung di lokasi hunian sementara korban banjir bandang.

Ia berkantor di kawasan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Sejak banjir bandang melanda Padang pada akhir November 2025, Evi Yandri lebih sering berada di lapangan.

Ia jarang terlihat di Gedung DPRD Sumbar di Jalan Khatib Sulaiman.

Evi Yandri menyampaikan bahwa dirinya baru tiga kali masuk kantor sejak bencana terjadi.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menerima pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar di lokasi Huntara, Rabu (24/12).

Saat ini, Evi Yandri rutin mengawasi pembangunan Huntara di Kapalo Koto.

Huntara tersebut disiapkan untuk 100 kepala keluarga yang terdampak banjir bandang di wilayah Pauh.

Selain itu, Evi Yandri memantau langsung aktivitas para relawan setiap hari.

Para relawan berasal dari unsur Kepolisian, TNI, Tagana Sumbar, Tagana Kalimantan Selatan, Tagana Kepulauan Mentawai, SMK Negeri 5 Padang, Karang Taruna, PMII, serta masyarakat sekitar.

Ia menegaskan bahwa kehadirannya di lapangan menjadi bagian dari tanggung jawab moral sebagai wakil rakyat.

“Beginilah setiap hari bekerja dari lapangan,” ujar Evi Yandri.

Meski berkantor di lokasi bencana, Evi Yandri tetap menjaga koordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah daerah.

Ia juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendukung percepatan pembangunan Huntara.

Bahkan, Evi Yandri membuka peluang bagi para donatur yang ingin membantu pembangunan tambahan Huntara.

Ia menilai lahan yang tersedia masih mencukupi.

“Pokoknya ada yang bersedia membangun Huntara di sini, kita terima,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Evi Yandri menyatakan dukungan penuh terhadap program Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat.

Ia menilai peran wartawan sangat strategis dalam kehidupan demokrasi.

Ia menegaskan bahwa pers merupakan mitra pemerintah dan masyarakat.

“Wartawan adalah mitra pemerintah dan masyarakat, maka tak ada alasan untuk tidak mendukung,” jelasnya.

Ia menilai peran wartawan semakin penting saat bencana melanda daerah.

Wartawan menyampaikan kerja pemerintah sekaligus menyuarakan keluhan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.

“Terima kasih Pak Evi atas dukungannya. Bagi kami ini menjadi semangat baru,” ujarnya. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *