Jakarta, Kliksumbar – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PELNI Group kembali menunjukkan peran aktif dalam aksi kemanusiaan nasional.

PELNI menggratiskan layanan pengiriman bantuan bagi korban banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara.

Program ini menjadi bentuk kehadiran BUMN di tengah situasi darurat bencana.

Selain itu, langkah ini memperkuat dukungan logistik bagi masyarakat terdampak.

Sekretaris Perusahaan PELNI, Evan Eryanto, menjelaskan mekanisme pengiriman bantuan tersebut.

Ia menyebut seluruh bantuan dikumpulkan melalui kantor cabang PELNI di berbagai daerah.

Selanjutnya, bantuan tersebut diangkut menuju Medan.

Pengiriman dilakukan menggunakan kapal penumpang KM Kelud.

Skema ini dirancang untuk mempercepat distribusi logistik kemanusiaan.

Selain itu, skema ini memastikan pengiriman berjalan terkoordinasi.

Distribusi bantuan juga diharapkan menjangkau wilayah terdampak secara efektif.

Program pengiriman bantuan gratis ini mendapat dukungan penuh dari BP BUMN.

Dukungan tersebut memperkuat peran BUMN dalam situasi krisis.

BP BUMN memastikan setiap BUMN menjalankan mandat pelayanan publik.

Mandat tersebut menekankan kehadiran negara saat masyarakat membutuhkan.

Jenis bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan dasar masyarakat.

“Jenis bantuan meliputi sembako, pakaian layak pakai, dan selimut,” ujar Evan.

Ia menambahkan bantuan juga mencakup obat-obatan dan kebutuhan bayi.

Selain itu, bantuan mencakup kebutuhan khusus perempuan.

“Seluruh bantuan dibebaskan dari biaya bongkar muat hingga Pelabuhan Belawan,” jelasnya.

Kebijakan tersebut meringankan beban pengirim bantuan dari berbagai daerah.

Selain itu, kebijakan ini mempercepat distribusi logistik ke lokasi bencana.

Kolaborasi PELNI dan PELNI Logistics menjadi kunci kelancaran program.

Sinergi lintas unit mempercepat pengumpulan bantuan dari seluruh cabang.

Proses pengiriman berjalan lebih efisien dan terorganisir.

Melalui program ini, PELNI menegaskan peran sebagai BUMN pelayanan publik.

PELNI berperan sebagai penghubung kepedulian dari Sabang hingga Merauke.

Bantuan diharapkan segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak.

Selain itu, bantuan diharapkan mempercepat pemulihan pascabencana.

BP BUMN menyatakan dukungan terhadap inisiatif kemanusiaan tersebut.

BP BUMN mendorong BUMN berpihak pada kepentingan publik.

Program ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Asta Cita menekankan penguatan pelayanan publik dan konektivitas nasional.

Perlindungan sosial masyarakat menjadi bagian dari prioritas tersebut.

PELNI juga membuka akses bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan.

“Masyarakat dapat mendatangi kantor cabang PELNI terdekat,” tambahnya.

PELNI juga menyediakan layanan Call Center.

“Informasi pengiriman bantuan tersedia melalui Call Center 162,” pungkas Evan.

Langkah ini menunjukkan kesiapan PELNI mendukung penanganan bencana.

PELNI berkomitmen terus hadir bagi masyarakat di masa krisis. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *