Pariaman, – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Zigo Rolanda, meninjau Terminal Jati Kota Pariaman pada Selasa, 30 September 2025.
Kunjungan ini bertujuan melihat langsung kondisi terminal yang diserahkan kepada Kementerian Perhubungan sejak 2021, namun belum direvitalisasi.
Selama empat tahun terakhir, Terminal Jati mengalami kerusakan pada berbagai sarana dan prasarana.
Akibatnya, pelayanan penumpang menjadi kurang optimal.
Infrastruktur dasar seperti ruang tunggu dan area keberangkatan perlu segera diperbaiki agar kenyamanan dan keamanan meningkat.
Pada Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR RI dengan Kementerian Perhubungan, Zigo Rolanda mengusulkan revitalisasi tiga terminal di Sumatera Barat.
Terminal tersebut meliputi Terminal Jati Pariaman, Terminal Bareh Solok, dan Terminal Kiliran Jao.
Usulan ini muncul karena kondisi terminal yang sudah tidak layak digunakan.
Zigo mengungkapkan rasa syukur karena revitalisasi Terminal Jati Pariaman akhirnya disetujui untuk dilaksanakan pada tahun 2025.
Proyek ini akan memanfaatkan sisa anggaran sebesar Rp1,7 miliar.
Selain itu, proses tender juga telah selesai sehingga pelaksanaan bisa segera dimulai.
Ia meminta Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sumatera Barat mempercepat pelaksanaan proyek.
Menurutnya, perbaikan terminal akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan transportasi.
Revitalisasi ini diharapkan membuat Terminal Jati menjadi terminal modern dan nyaman.
Dengan begitu, masyarakat dapat menikmati fasilitas yang lebih baik serta pelayanan transportasi darat yang lebih efisien. (***)











