Padang, – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, bertekad menghidupkan kembali dan memperkuat budaya Minangkabau.
Ia menilai pentingnya pelestarian budaya, terutama di kalangan generasi muda.
Sebagai langkah nyata, Vasko mewajibkan seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Sumatera Barat untuk menyelenggarakan ekstrakurikuler silat tradisi Minangkabau atau silat-silat tuo.
Ia menginstruksikan Dinas Pendidikan agar memastikan program ini diterapkan di semua SMA di daerah tersebut.
Menurut Vasko, silat bukan hanya seni bela diri. Lebih dari itu, silat merupakan bagian dari filosofi hidup masyarakat Minangkabau.
“Saya meminta Dinas Pendidikan mewajibkan ekstrakurikuler silat tradisi Minangkabau. Ini penting agar budaya kita tetap hidup dan semakin menjadi kebanggaan di mana pun masyarakat Minangkabau berada,” tegasnya.
Dengan kebijakan ini, Vasko berharap generasi muda lebih mengenal budaya leluhur.
Silat juga diharapkan dapat membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai kearifan lokal pada siswa.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Vasko untuk mempromosikan identitas budaya Minangkabau.
Dengan penerapan program ini, ia ingin memastikan warisan budaya terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat. (Ge)











