Dharmasraya, Kliksumbar – Anggota DPR RI Komisi V, Zigo Rolanda, meninjau pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Rabu (6/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Zigo mendampingi Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target.

Selain itu, rombongan turut meninjau progres pembangunan fasilitas pendidikan dan asrama siswa.

Kunjungan tersebut juga dihadiri Dirjen SDA Kementerian PU, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya, dan jajaran balai Kementerian PU di Sumbar.

Zigo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.

Menurutnya, proyek tersebut membuka akses pendidikan lebih luas bagi masyarakat Dharmasraya.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan optimal dan tepat waktu,” kata Zigo.

“Para siswa harus segera memanfaatkan fasilitas pendidikan yang disiapkan pemerintah,” lanjutnya.

Sekolah Berdiri di Lahan 10 Hektare

Sekolah Rakyat itu berdiri di atas lahan seluas 100 ribu meter persegi.

Kawasan pendidikan tersebut mencakup sekolah jenjang SD, SMP, dan SMA.

Selain itu, pemerintah juga membangun delapan asrama siswa dan siswi.

Kemudian, tersedia dua rumah susun guru dan delapan bangunan pendukung lainnya.

Fasilitas pendukung meliputi, Guest house, Masjid, Gedung ibadah, Gedung serbaguna, Dapur dan gudang, Kantin tiap jenjang pendidikan, Sarana olahraga, Lapangan sepak bola.

Zigo menyebut total kapasitas sekolah mencapai 1.080 siswa.

Menurutnya, angka tersebut menjadi peluang besar memperluas akses pendidikan masyarakat Sumbar.

“Ini tentu menjadi harapan baru bagi pendidikan Dharmasraya,” ujarnya.

Ditargetkan Rampung Lebih Cepat

Pemerintah mulai mengerjakan proyek tersebut sejak 10 Maret 2026.

Awalnya, pembangunan ditargetkan selesai pada 4 November 2026.

Namun, pemerintah kini mempercepat penyelesaian proyek menjadi Juni 2026.

Percepatan itu dilakukan agar kegiatan belajar mengajar dimulai pada Juli 2026.

Zigo mengatakan percepatan pembangunan menjadi bentuk keseriusan pemerintah meningkatkan sumber daya manusia daerah.

Selain itu, proyek tersebut diharapkan mendorong pemerataan pendidikan di Sumatera Barat.

“Kami berharap kolaborasi pemerintah pusat dan daerah terus terjaga,” katanya.

“Pembangunan ini harus berdampak langsung bagi masyarakat dan generasi muda Dharmasraya,” tutup Zigo. (***)

Penulis: Gilang Gardhiolla GusveroEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *