Padang, – Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat melakukan pengawasan di PLN UP2D Sumbar untuk memastikan pasokan listrik aman selama mudik dan Hari Raya Idul Fitri 2025.
Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat menikmati perjalanan dan perayaan tanpa gangguan listrik.
Manager PLN UP2 UID Sumbar, Benny Arie Wibowo, bersama jajaran menyambut pengawasan yang dilakukan oleh Tim Ombudsman Sumbar.
Asisten Muda Rendra Catur Putra, didampingi Asisten Ombudsman Retya Elsivia dan Reza Kurniawan, turut serta dalam inspeksi ini.
Benny menegaskan bahwa PLN Sumbar telah menyiapkan Siaga RAFI (Ramadhan Idul Fitri) dengan 165 posko PLN dan 5 Posko Mudik yang aktif sejak 17 Maret hingga 11 April 2025.
“Kami telah menyiapkan pasokan daya total sebesar 699 MW dengan cadangan 36 MW. Ini cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh Sumbar,” ujarnya.
Tidak hanya memastikan listrik rumah tangga, PLN juga menyiapkan 62 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 60 titik strategis.
Ini merupakan peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya memiliki 6 unit di 5 lokasi.
Dengan langkah ini, pemudik yang menggunakan kendaraan listrik tak perlu khawatir kehabisan daya.
Asisten Muda Ombudsman Sumbar, Rendra Catur Putra, mengakui kesiapan PLN Sumbar setelah mendapatkan berbagai informasi teknis terkait pasokan listrik.
Di tempat lain, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi, dan tim juga melakukan pengawasan di PLN ULP Padang Panjang.
Mereka diterima oleh Adit, Kepala ULP PLN Padang Panjang, dan timnya.
Adel Wahidi menekankan pentingnya layanan listrik yang stabil selama lebaran.
Ia meminta PLN melakukan mitigasi risiko gangguan listrik serta mengoptimalkan kanal pengaduan bagi pelanggan melalui media sosial.
“Kami apresiasi kesiapan PLN dalam memberikan layanan terbaik. Masyarakat bisa tenang karena lebaran tetap terang,” tutup Adel. (***)











