Jakarta, Kliksumbar – PT Nindya Karya (Persero) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026). Agenda tersebut menjadi forum resmi untuk mengevaluasi kinerja perusahaan sekaligus menyusun strategi menghadapi tantangan bisnis berikutnya.

Rapat dihadiri Dewan Komisaris, Direksi, pejabat perseroan, serta perwakilan pemegang saham dari PT Danareksa (Persero). Seluruh agenda berlangsung sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan nilai perusahaan.

Fokus Tingkatkan Efisiensi dan Digitalisasi

Perseroan menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas kinerja selama Tahun Buku 2025. Selain itu, pemegang saham mengevaluasi berbagai capaian perusahaan sepanjang tahun lalu.

Kemudian, rapat membahas sejumlah strategi jangka pendek dan jangka panjang. Pembahasan berfokus pada peningkatan efisiensi operasional serta percepatan digitalisasi sistem manajemen konstruksi di berbagai proyek.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses kerja, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat daya saing perusahaan di sektor jasa konstruksi nasional.

Perkuat Teknologi dan Pembangunan Berkelanjutan

Selain membahas transformasi digital, Nindya Karya kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Perusahaan akan memperkuat penerapan teknologi konstruksi modern yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas proyek sekaligus meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.

Namun, perusahaan juga menilai transformasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penerapan tata kelola yang semakin baik.

Siapkan Arah Kebijakan Perusahaan

RUPST Tahun Buku 2025 menjadi momentum penting bagi Nindya Karya untuk menentukan arah kebijakan perusahaan pada periode mendatang.

Melalui forum tersebut, perseroan berharap seluruh strategi yang telah disepakati mampu memperkuat kinerja perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat digitalisasi, serta memperbesar kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur nasional yang berkelanjutan. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *