Padang, Kliksumbar – Tahun 2007 menjadi titik balik penting dalam hidup Alex Indra Lukman. Di kediaman resmi Gubernur Sumatera Barat, ia mengucapkan dua kalimat syahadat di bawah bimbingan ulama kharismatik Buya Mas’oed Abidin, disaksikan Gubernur Gamawan Fauzi dan Wakil Gubernur Marlis Rahman. Momen itu menandai transformasi spiritual yang kini menjadi bagian integral dari kehidupan pribadi dan profesionalnya.
Lahir di Padang pada 31 Desember 1970, Alex tumbuh dalam keluarga yang menanamkan nilai pengabdian publik. Ayahnya, Johanes Lukman, pernah menjabat anggota DPR RI periode 1999–2004, sementara adiknya, Albert Hendra Lukman, kini aktif di DPRD Sumatera Barat. Meski lahir dalam tradisi politik, perjalanan Alex di dunia publik dibentuk juga oleh pengalaman sosial dan pendidikan yang panjang.
Sebelum dikenal sebagai politisi, Alex aktif dalam Himpunan Tjinta Teman (HTT) atau Hok Tek Tong, organisasi etnis Tionghoa tertua di Padang. Ia terlibat dalam beragam kegiatan sosial dan kebudayaan, yang membentuk kepekaannya terhadap persoalan masyarakat serta memperluas wawasan tentang keberagaman di Sumatera Barat.
Pendidikan menjadi salah satu pilar yang membentuk karakter Alex. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Padang (SD Agnes, SMP Frater, dan SMA Don Bosco) sebelum melanjutkan studi ke Jerman di Fachhochschule Frankfurt am Main pada era 1990-an. Setibanya di Tanah Air, ia meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Ekasakti, dan pada 2023 menyelesaikan gelar Magister Administrasi Publik (M.AP) di Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).
Di tengah kesibukan politik dan sosial, Alex tetap menempatkan keluarga sebagai pusat kehidupan. Bersama istri, Cynthia Hardi, ia membesarkan tiga anak: Nicholas Axel Lukman, Anindya Aisyah Lukman, dan Abinaya Artha Lukman. Rumah menjadi ruang pulang sekaligus penopang dalam setiap fase hidupnya.
Karier politik Alex dibangun dari struktur dasar PDI Perjuangan. Ia pernah menjabat Wakil Bendahara sebelum dipercaya menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat sejak 2010, bertahan selama tiga periode berturut-turut, pencapaian langka yang menegaskan konsistensi dan ketekunannya. Di ranah nasional, ia pernah duduk di DPR RI periode 2014–2019, dan pada Pemilu 2024 kembali meraih kepercayaan rakyat dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat I dengan 68.393 suara.
Lebih dari sekadar jabatan politik, perjalanan hidup Alex Indra Lukman adalah kisah tentang perpaduan spiritual, pendidikan, pengabdian sosial, dan keluarga. Sebuah perjalanan yang menegaskan bahwa politik dan humanisme bisa berjalan beriringan. (***)










