kliksumbar — Balimau atau mandi di pemandian suatu daerah sebuah tradisi orang Sumatra Barat jelang masuk bulan suci Ramadhan.

Di Kota Padang tepatnya di Sungai Pisang Bungkus Teluk Kabung Balimau sebuah tradisi itu disebut dengan ‘Limau Baronggeh’.

Limau Barongeh ini rutin dilakukan masyarakat Sungai Pisang, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab) dalam menyambut bulan Ramadhan.

Jelang Ramadhan besok, Minggu (10/3) Wakil Walikota Padang H Ekos Albar menghadiri tradisi Limau Barongeh, selain menghormati tradisi adat, juga untuk memenuhi rasa ingin tahu tentang Limau Barongeh dilaksanakandi depan Gedung Medan Nan Bapaneh Sungai Pisang.

“Ternyata banyak hal positif yang didapatkan dari tradisi Limau Barongeh ini. Selain sebagai wujud syukur dan berdoa kepada Allah SWT, kegiatan ini juga dapat memupuk kebersamaan warga Sungai Pisang. Ini juga wujud dalam mengungkapkan rasa suka cita dan membersihkan diri sehari sebelum menjalani puasa Ramadhan,”ujar Ekos Minggu sore tadi.

Wawako Padang ini menilai bahwa tradisi Limau Baronggeh sarat akan makna. Hal itu terlihat di mana para kaum ibu bersama-sama mengarak dulang yang dihias berisikan air limau menuju pusat lokasi acara.

Setiba di lokasi, para tamu kehormatan, niniak mamak dan tokoh adat pun diminta menyeka wajah mereka dengan air perasan limau yang ada di dalam dulang sebagai simbol menyucikan diri. Kegiatan ditutup dengan berdoa dan makan bajamba bersama.

“Semoga kegiatan ini bisa terus dilestarikan. Bahkan kalau bisa masuk kalender event tahunan di Kota Padang,” pungkas Ekos Albar sembari menyampaikan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1445 H kepada warga Sungai Pisang.(tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *