Dharmasraya, – Warga Simalidu di Dharmasraya menyampaikan kekecewaan atas hasil proyek Jalan Tanjung Simalidu yang dinilai tidak memenuhi standar.

Mereka menilai pengerjaan jalan itu terkesan asal, sehingga memunculkan dugaan adanya indikasi korupsi.

Selain itu, warga juga membandingkan kondisi proyek tersebut dengan video viral Wagub Sumbar Vasko saat memeriksa jalan di daerah lain.

Naryo, warga setempat, meminta pemerintah meninjau proyek itu.

“Hasil Pengerjaan Jalan Simalidu Dikeluhkan Warga,” kata Naryo.

Ia menegaskan bahwa jalan itu penting untuk akses kabupaten dan antarprovinsi.

“Proyek Jalan Simalidu Rentan Bau Korupusi, Penegak Hukum Harus Cek,” tegasnya.

Selain itu, warga lain meminta perhatian pemerintah karena jalan tersebut merupakan jalur lama yang sebelumnya berstatus jalan provinsi.

Mereka belum menerima informasi terbaru mengenai statusnya.

Pekerja proyek menjelaskan bahwa pembangunan dimulai pada Agustus 2025 dengan panjang 800 meter.

Pekerja menyebut proses tinggal menimbun bahu jalan.

Namun banyak warga tetap kecewa.

David menyebut kualitas drainase sangat diragukan.

Ia menilai hujan deras dapat menggerus fondasi jalan.

Kemudian, warga lain mengeluhkan jembatan kecil yang dibangun asal hingga menurunkan kenyamanan warga.

“Warga Kecewa Hasil Proyek Jalan Salimidu Jauh dari Standar: Kami Taat Pajak Pak,” ujar Naryo.

Menurutnya, pekerja proyek juga meminta tambahan biaya kepada warga untuk pembelian material plat duiker.

Warga berharap Wagub Sumbar atau Bupati Dharmasraya turun mengecek kondisi lapangan.

Mereka menilai proyek itu belum selayaknya diterima.

Mereka ingin pemerintah memastikan seluruh pekerjaan sesuai spesifikasi agar tidak merugikan masyarakat.

Selain itu, warga meminta jembatan yang runtuh dibangun ulang. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *