Padang, – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat.
Berdasarkan data prakiraan cuaca resmi BMKG, kondisi ekstrem diperkirakan berlangsung selama tiga hari ke depan dengan intensitas yang bervariasi.
Pada hari ini, Minggu, 19 Oktober 2025, BMKG mencatat Sumatera Barat dilanda hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah.
Curah hujan tinggi berpotensi menimbulkan genangan air, banjir, serta tanah longsor di wilayah berbukit.
Selain itu, suhu udara diprediksi menurun dengan kecepatan angin meningkat di wilayah pesisir barat.
Sementara itu, pada Senin, 20 Oktober 2025, prakiraan BMKG menunjukkan kondisi hujan lebat masih akan berlanjut.
Angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah pesisir dan daerah dataran tinggi.
Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan terlalu lama, terutama saat hujan disertai petir dan kilat.
Selanjutnya, pada Selasa, 21 Oktober 2025, Sumatera Barat diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Meski intensitasnya menurun, BMKG tetap meminta masyarakat waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.
Pemerintah daerah diminta memantau wilayah rawan banjir dan longsor untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.
BMKG mengingatkan masyarakat agar terus memantau informasi terbaru melalui kanal resminya.
BMKG juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dengan menghindari area rawan pohon tumbang dan aliran sungai saat curah hujan tinggi.
Rilis prakiraan cuaca dari BMKG ini menjadi himbauan bagi warga Sumatera Barat untuk tetap berhati-hati dan selalu memperbarui informasi cuaca. (***)











