Jakarta, kliksumbar – Anggota Komisi V DPR RI asal Sumatera Barat, Zigo Rolanda, menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Sumbar hingga terealisasi. Komitmen itu ia sampaikan saat menghadiri pertemuan santai bersama Jaringan Pemred Sumbar (JPS) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Pertemuan berlangsung di salah satu kafe di Plaza Indonesia. Sejumlah pengurus JPS hadir dalam kegiatan tersebut.

Mereka antara lain Ketua Umum JPS Adrian Tuswandi, Sekretaris JPS Gilang Gardhiolla Gusvero, Bendahara JPS Mona Sisca, dan Wakil Sekretaris JPS Fardianto.

Dalam suasana santai, pembahasan mengarah pada berbagai persoalan pembangunan di Sumatera Barat. Zigo menjelaskan berbagai upaya yang ia lakukan untuk mengawal kebutuhan masyarakat di tingkat pusat.

Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Sumbar

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Zigo mengaku terus membangun komunikasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Langkah itu bertujuan mempercepat realisasi program pembangunan di daerah.

Menurutnya, tugas wakil rakyat tidak berhenti pada tahap menerima aspirasi. Aspirasi harus diperjuangkan hingga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Saya tidak ingin dikenal karena banyak bicara. Saya ingin dikenal karena banyak bekerja untuk Sumatera Barat,” kata Zigo.

Ia menegaskan bahwa amanah rakyat harus diwujudkan melalui kerja konkret. Karena itu, setiap usulan masyarakat menjadi perhatian dalam agenda kerjanya di DPR RI.

“Kalau rakyat sudah menyampaikan aspirasi, tugas kami bukan sekadar mendengar. Tugas kami adalah memperjuangkannya sampai terealisasi,” ujarnya.

Infrastruktur dan Pertanian Jadi Perhatian

Selain membahas aspirasi masyarakat, Zigo juga menyoroti sejumlah sektor strategis yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Menurutnya, Sumatera Barat memiliki potensi besar untuk berkembang. Namun, potensi tersebut harus didukung infrastruktur yang memadai dan kebijakan yang berpihak kepada daerah.

Ia menyebut pembangunan jalan, jembatan, dan jaringan irigasi masih menjadi kebutuhan penting di berbagai wilayah Sumbar.

Selain itu, Zigo juga memberi perhatian pada sektor pertanian, UMKM, pendidikan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Sumatera Barat tidak kekurangan potensi. Yang harus kita hadirkan adalah akses, dukungan, dan keberpihakan kebijakan,” katanya.

Politik sebagai Sarana Pengabdian

Dalam pertemuan tersebut, Zigo juga menjelaskan pandangannya mengenai politik. Ia menilai politik harus menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat.

“Politik bagi saya bukan soal kekuasaan. Politik adalah alat untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Menjelang akhir pertemuan, Zigo kembali menegaskan tekadnya untuk terus mengawal pembangunan daerah.

Ia menyatakan perjuangan belum selesai selama masih ada infrastruktur yang membutuhkan perbaikan dan masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah.

“Selama masih ada jalan yang rusak, irigasi yang belum baik, dan masyarakat yang membutuhkan perhatian, maka perjuangan itu belum selesai. Saya akan tetap berada di barisan terdepan untuk Sumatera Barat,” jelasnya.

Zigo kemudian menutup diskusi dengan pesan singkat yang mencerminkan prinsip perjuangannya sebagai wakil rakyat.

“Apapun itu, kita tetap hadir untuk rakyat,” pungkasnya. (***)

Penulis: Gilang Gardhiolla GusveroEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *