Agam, – Panitia Seleksi (Pansel) Pejabat Tinggi Pratama Kabupaten Agam resmi menetapkan tiga calon Sekretaris Daerah (Sekda).

Nama-nama tersebut diputuskan setelah melalui tahapan seleksi ketat dari sepuluh kandidat yang sebelumnya lolos.

Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Sumbar, Almudazir, mengapresiasi hasil kerja pansel.

Ia menilai keputusan itu sangat obyektif dan transparan.

“Melihat rekam jejak ketiganya, saya yakin mereka mampu membantu bupati menata birokrasi lebih baik,” ujar Almudazir, Minggu (24/8/2025).

Tiga nama yang diajukan ke Kementerian Dalam Negeri melalui Gubernur Sumbar adalah M. Lutfie AR, Kepala DPMPTSP Agam, Rahmat Lasmono, Kepala Bappeda Agam, serta Welfizar, Inspektur Agam.

Mereka akan menggantikan Drs. Edi Busti yang memasuki pensiun.

Menurut Almudazir, seleksi yang diketuai Andri Yulika dengan anggota dari Pemprov dan akademisi telah menghasilkan pilihan terbaik.

Ia mengingatkan agar semua pihak menahan diri dari kegaduhan politik.

“Sekda hanya satu, pasti dipilih yang terbaik dari tiga terbaik. Ini demi pelayanan publik dan tata kelola birokrasi Agam,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala BKP-SDM Agam, Rahmi Artati, menyampaikan bahwa pengumuman tiga besar dilakukan terbuka di website resmi Pemkab Agam.

“Calon yang lolos masih menjalani tahapan kesehatan sebelum keputusan akhir,” jelas Rahmi.

Ketua Pansel, Andri Yulika, menambahkan bahwa seleksi dilakukan secara obyektif.

“Mereka sudah melewati semua tahapan sesuai aturan,” ucapnya.

Ketiga kandidat memiliki keunggulan berbeda. Lutfie unggul di pelayanan publik dan investasi.

Rahmat dikenal visioner dalam perencanaan pembangunan. Welfizar berpengalaman di pengawasan dan menjaga integritas birokrasi.

Hasil akhir akan menentukan arah birokrasi Agam lima tahun ke depan. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *