Aceh Tamiang, Kliksumbar – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan hunian sementara atau Huntara bagi korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Perusahaan mengerahkan seluruh sumber daya agar warga segera meninggalkan tenda darurat.

Ratusan pekerja tetap bekerja penuh meski libur Natal dan Tahun Baru.

Mereka memilih bertahan di lokasi demi percepatan pembangunan Huntara bagi warga terdampak banjir.

Seorang pekerja lokal, Alharis, menyatakan komitmennya membantu percepatan pembangunan.

Ia menilai penyelesaian Huntara lebih penting daripada libur akhir tahun.

“Libur tahun baru tidak penting, yang penting Huntara tuntas agar warga tidak tidur di tenda lagi,” ujar Alharis, Minggu (29/12/2025).

Direktur Utama PT Hutama Karya, Koentjoro, melalui EVP Hutama Karya, Mardianshah, menyampaikan progres lapangan terus meningkat.

Manajemen memantau langsung perkembangan proyek tersebut.

“Pematangan lahan hampir selesai. Pekerjaan umpak di Area B sudah berjalan. Material hampir 100 persen tersedia,” ujar Mardianshah.

Ia menjelaskan tim terus berpacu dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Target penyelesaian tetap dijaga sesuai arahan pemerintah pusat.

Manajemen Hutama Karya juga mengerahkan tenaga kerja dan material dari berbagai wilayah.

Pasokan datang dari Medan, Pekanbaru, hingga Pulau Jawa.

“Seluruh sumber daya kami kerahkan agar Huntara segera dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Mardianshah, percepatan dilakukan karena kondisi pengungsi masih memprihatinkan.

Banyak warga bertahan di tenda dalam kondisi tidak layak.

“Kami ingin warga segera pindah ke hunian yang lebih sehat dan aman,” tambahnya.

Pembangunan Huntara ini melibatkan kolaborasi lintas BUMN.

Dukungan datang dari Himbara, Pertamina, PLN, dan BUMN Karya lainnya.

Total Huntara yang dibangun mencapai 600 unit. Seluruh unit ditargetkan selesai bertahap sesuai jadwal.

Mardianshah menegaskan komitmen tim tetap terjaga meski libur panjang.

Seluruh pekerja fokus menyelesaikan proyek kemanusiaan tersebut.

“Kami rela menunda liburan demi mempercepat pembangunan rumah bagi korban banjir,” pungkasnya. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *