Padang, Kliksumbar – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mengajak 5.781 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 menjadi mitra strategis pemerintah. Mahasiswa diharapkan mendukung pembangunan infrastruktur, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan mitigasi bencana di Sumatera Barat.
Ajakan itu disampaikan saat Zigo menjadi narasumber dalam Pelepasan Mahasiswa KKN UNP 2026 di Auditorium Kampus UNP, Padang, Kamis (2/7/2026).
Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi penting dalam menghubungkan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di tingkat nagari.
Sinergi DPR RI dan Mahasiswa Dinilai Semakin Penting
Dalam pemaparannya, Zigo menjelaskan Program KKN Berdampak menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di daerah.
Selain itu, DPR RI menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Sementara itu, mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat melalui berbagai program pengabdian.
“Kami menyampaikan materi mengenai sinergi kebijakan infrastruktur, ketahanan pangan, dan penanganan bencana melalui Program KKN Berdampak di Sumatera Barat. DPR RI menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sementara mahasiswa menjadi mitra pengabdian yang langsung hadir di lapangan,” ujar Zigo.
Sebanyak 206 Nagari Menjadi Lokasi KKN
UNP menurunkan sebanyak 5.781 mahasiswa dengan pendampingan 216 dosen pembimbing lapangan.
Mereka akan melaksanakan KKN di 206 nagari yang tersebar pada 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Program tersebut diharapkan menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat. Mahasiswa juga didorong membantu pemerintah daerah memperkuat pembangunan berbasis potensi lokal.
Fokus kegiatan meliputi:
pembangunan infrastruktur masyarakat;
penguatan ketahanan pangan;
pemberdayaan masyarakat;
edukasi mitigasi bencana;
peningkatan kapasitas nagari.
Harapkan Dampak Nyata untuk Masyarakat
Zigo berharap mahasiswa mampu menjadi penghubung antara kebijakan nasional dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut akan mempercepat pelaksanaan program pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap para mahasiswa dapat menjadi jembatan antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan begitu, setiap program mampu memberikan manfaat nyata, memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan ketahanan pangan, serta mendukung upaya mitigasi bencana di Sumatera Barat,” katanya.
Pada akhir kegiatan, Zigo mendoakan seluruh peserta KKN UNP Tahun 2026 dapat menjalankan pengabdian dengan baik. Ia berharap pengalaman tersebut membentuk generasi muda yang inovatif, peduli terhadap masyarakat, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Sumatera Barat. (***)










