Padang, Kliksumbar – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali dimanfaatkan Muslim M Yatim untuk memperkuat silaturahmi dengan masyarakat Sumatera Barat. Senator asal Sumbar itu resmi menyalurkan hewan kurban di 37 titik masjid, mushalla, dan komunitas.

Kegiatan tersebut tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Sumbar. Selain mempererat kebersamaan, penyaluran kurban juga membantu masyarakat menerima daging kurban secara merata.

Kurban Menjangkau Banyak Daerah

Tahun ini, Muslim M Yatim menyerahkan lima ekor sapi kurban ke sejumlah lokasi strategis. Hewan kurban itu didistribusikan ke DPW PKS Sumbar, Solok Selatan, Padang Selatan, serta Yayasan Mubina di Padang.

Selain itu, wilayah Kepulauan Mentawai kembali mendapat perhatian khusus. Distribusi kurban ke daerah kepulauan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat Idul Adha.

Menurut Muslim M Yatim, kegiatan kurban bukan sekadar tradisi tahunan. Namun, kurban juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali bisa berbagi kebahagiaan Idul Adha bersama masyarakat Sumatera Barat, termasuk Mentawai,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Ia berharap hewan kurban yang disalurkan membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat penerima.

Perkuat Kebersamaan Masyarakat

Muslim M Yatim menilai Idul Adha mengandung nilai pengorbanan dan kepedulian sosial. Karena itu, semangat berbagi harus terus dijaga di tengah masyarakat.

“Kurban mengajarkan arti berbagi dan memperkuat rasa persaudaraan,” tambahnya.

Selain itu, pelaksanaan kurban melibatkan berbagai pengurus masjid, mushalla, dan komunitas lokal. Keterlibatan masyarakat membuat distribusi daging berlangsung lebih tertata dan tepat sasaran.

Program tersebut juga mendapat respons positif dari warga. Banyak masyarakat merasakan langsung manfaat pembagian daging kurban di tengah meningkatnya kebutuhan ekonomi.

Distribusi Kurban Jadi Simbol Kepedulian

Penyaluran kurban di puluhan titik menunjukkan komitmen Muslim M Yatim dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat Sumbar. Langkah itu sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan solidaritas sosial saat Idul Adha.

Selain membantu masyarakat, kegiatan tersebut mempertegas pentingnya kebersamaan lintas daerah di Sumatera Barat. Momentum Idul Adha pun menjadi ruang memperkuat hubungan sosial antara tokoh dan masyarakat. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *