Padang, Kliksumbar – Sebuah lambaian tangan sederhana akhirnya mengubah hidup Buk Mar, pengangkut sampah di Kota Padang. Video dirinya melepas rombongan haji viral di media sosial dan menyentuh ribuan warga Sumatera Barat.
Buk Mar, yang bernama asli Yarmayati, sehari-hari bekerja sebagai pengangkut sampah di Kelurahan Parupuak Tabing, Padang. Dalam video viral itu, ia berdiri di pinggir jalan sambil melambaikan tangan kepada rombongan calon jemaah haji.
Momen tersebut langsung memantik empati masyarakat. Selain itu, banyak perantau Minang ikut memberikan perhatian kepada Buk Mar.
Andre Rosiade Datangi Rumah Buk Mar
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, langsung mendatangi rumah Buk Mar pada Jumat, 8 Mei 2026.
Andre mengaku tersentuh setelah melihat video viral tersebut. Menurutnya, ketulusan Buk Mar menjadi pengingat penting bagi masyarakat.
“Saya datang mengunjungi Ibu Yarmayati atau Buk Mar. Beliau adalah ibu pengangkut sampah yang videonya viral karena melambaikan tangan melepas rombongan haji,” kata Andre.
Kunjungan itu berlangsung hangat dan penuh haru. Warga sekitar ikut menyaksikan momen tersebut.
Buk Mar Dapat Becak Baru dan Bantuan Tunai
Dalam kunjungan itu, Andre memberikan beberapa bantuan untuk Buk Mar. Bantuan pertama berupa satu unit becak baru.
“Bantuan pertama yang kita berikan adalah satu unit becak baru,” ujar Andre.
Selain itu, Andre juga menyerahkan bantuan uang tunai dan sembako. Bantuan tersebut diharapkan membantu kebutuhan sehari-hari Buk Mar.
Namun, kejutan terbesar datang beberapa saat kemudian. Andre memastikan Buk Mar akan diberangkatkan umrah ke Tanah Suci.
“InsyaAllah Buk Mar akan berangkat ke Tanah Suci. Saya berangkatkan Buk Mar untuk umrah bersama tim,” katanya.
Viral di Sumbar, Buk Mar Jadi Simbol Harapan
Kabar keberangkatan umrah itu langsung membuat suasana rumah Buk Mar dipenuhi tangis haru. Warga sekitar tampak ikut bahagia menyaksikan momen tersebut.
Andre menilai viralnya video Buk Mar membuktikan kuatnya kepedulian masyarakat Sumbar terhadap sesama. Banyak perantau Minang, kata dia, ikut ingin membantu Buk Mar.
“Video Buk Mar menyentuh hati masyarakat Sumbar. Banyak perantau yang ingin membantu beliau,” ucap Andre.
Kini, kisah Buk Mar menjadi simbol harapan bagi masyarakat kecil. Dari sebuah lambaian tulus di pinggir jalan, perhatian besar akhirnya datang dan membuka jalan menuju Baitullah. (***)











