Padang Pariaman, Kliksumbar – Kloter 12 Embarkasi Padang resmi menjadi rombongan perdana gelombang II menuju Jeddah, Arab Saudi, Kamis (7/5/2026) dini hari. Keberangkatan ini menandai dimulainya fase baru penerbangan haji langsung menuju Makkah.
Pesawat Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA 3512 lepas landas dari Bandara Internasional Minangkabau pukul 03.17 WIB. Pesawat bahkan terbang 23 menit lebih awal dari jadwal semula.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan seluruh jemaah gelombang II wajib mengenakan kain ihram sejak dari embarkasi.
“Karena jemaah langsung menuju Makkah, maka sejak dari embarkasi mereka sudah dibalut kain ihram. Miqat dilakukan di atas pesawat sebelum melintasi Yalamlam,” kata Rifki.
Gelombang II Langsung Menuju Makkah
Berbeda dengan gelombang pertama yang mendarat di Madinah, seluruh jemaah gelombang II langsung diterbangkan menuju Jeddah. Setelah tiba, jemaah segera melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk menjalankan umrah wajib.
Menurut Rifki, pola perjalanan pada gelombang kedua memiliki ritme lebih padat. Karena itu, kondisi fisik jemaah menjadi perhatian utama petugas embarkasi.
“Gelombang kedua ini ritmenya lebih padat karena setibanya di Jeddah, jemaah langsung bergerak menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib,” ujarnya.
Selain itu, Rifki meminta seluruh jemaah menjaga stamina selama perjalanan ibadah di Tanah Suci.
“Jemaah diminta menjaga stamina, memperbanyak minum, serta membawa perlengkapan pribadi seperti masker, botol minum, dan obat-obatan di tas kabin,” ucapnya.
Didominasi Jemaah Lansia
Kloter 12 membawa total 392 jemaah dan petugas. Namun, satu kursi tercatat kosong karena seorang jemaah dirujuk ke rumah sakit akibat sakit.
Rifki menjelaskan, kloter tersebut berasal dari Kota Padang, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kota Sawahlunto.
Selain itu, Kloter 12 juga didominasi jemaah lanjut usia. Sebanyak 117 orang masuk kategori lansia. Kemudian, 23 jemaah berisiko tinggi dan 15 orang menggunakan kursi roda.
“Karena itu pelayanan ramah lansia tetap menjadi prioritas utama Embarkasi Padang,” katanya.
Jemaah tertua dalam kloter ini yakni Zulkifli A. Anwar berusia 84 tahun asal Kota Padang. Sementara jemaah termuda bernama Shamil Basayev Alfi Syukri berusia 18 tahun asal Kota Sawahlunto.
Petugas dan Total Jemaah Embarkasi Padang
Petugas pendamping Kloter 12 terdiri dari Ketua Kloter Ifkar, Pembimbing Ibadah Yusmanto Rasaman, dokter Maulidya Rahmi, paramedis Rispan Sastra, Petugas Haji Daerah Riola Feranza Erman, serta Pembimbing KBIHU Darwin.
Hingga keberangkatan Kloter 12, Embarkasi Padang telah menerbangkan 4.695 jemaah menuju Arab Saudi.
Tahun ini, Embarkasi Padang melayani total 5.402 jemaah asal Sumatera Barat dan Bengkulu yang terbagi dalam 14 kloter. (***)











