Agam, Kliksumbar – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau lokasi bencana banjir bandang atau galodo di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Minggu (7/12/2025).
Kunjungan tersebut fokus pada kondisi jembatan putus dan dampak bencana terhadap aktivitas warga.
Selain meninjau lokasi terdampak, Andre Rosiade menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 250 paket sembako.
Bantuan tersebut ditujukan bagi warga yang masih menjalani masa pemulihan pascabencana galodo.
Penyerahan bantuan berlangsung di depan Kantor Camat Malalak.
Lokasi tersebut menjadi pusat koordinasi penanganan bencana banjir bandang di wilayah itu.
Pemerintah kecamatan memusatkan distribusi bantuan dan pendataan korban di tempat tersebut.
Dalam kesempatan itu, Andre menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur.
Ia menilai jalur Malalak memiliki peran strategis sebagai penghubung Padang dan Bukittinggi.
Andre menyampaikan bahwa pemerintah pusat perlu hadir langsung di daerah terdampak.
Kehadiran tersebut penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.
“Alhamdulillah, hari ini kami hadir di Malalak untuk melihat langsung dampak galodo, terutama jembatan yang putus. Kami juga menyerahkan 250 paket sembako sebagai bentuk kepedulian dari pusat. Kami akan terus mengawal perbaikan infrastruktur vital di Malalak karena jalur ini sangat penting,” ujar Andre Rosiade.
Sementara itu, Camat Malalak Ulya Satar mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan.
Ia menilai kehadiran pejabat pusat memberi semangat bagi masyarakat terdampak.
Ulya menjelaskan bahwa sebagian warga masih kesulitan memenuhi kebutuhan harian.
Kondisi tersebut muncul akibat akses transportasi yang belum sepenuhnya pulih.
“Bantuan sembako ini sangat membantu masyarakat kami yang sedang dalam masa pemulihan. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan Pak Andre beserta rombongan,” jelasnya.
Peninjauan lapangan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat strategis.
Hadir Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro.
Selain itu, hadir Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi dan Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sumbar Armizoprades.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut memperkuat koordinasi lintas sektor.
Sinergi tersebut dinilai penting dalam percepatan perbaikan infrastruktur yang rusak akibat galodo.
Melalui kunjungan tersebut, pemerintah menegaskan komitmen bersama dalam memulihkan akses transportasi.
Pemerintah juga berupaya mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Malalak secepat mungkin. (***)











