Padang, – Untuk meningkatkan kualitas pemilihan mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menggelar Focus Group Discussion (FGD).
Kegiatan ini bertujuan mengevaluasi penyelenggaraan pemilu sesuai aturan yang berlaku.
FGD ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Padang pada Rabu (19/2/2025).
Acara ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, seperti Forkopimda, media, pemantau pemilu, serta lembaga terkait lainnya.
Ketua panitia pelaksana FGD yang juga Sekretaris KPU Kota Padang, Agustian, menjelaskan bahwa hasil diskusi ini akan dibawa ke FGD tingkat provinsi.
Anggaran pelaksanaan FGD ini berasal dari dana hibah Pilkada Kota Padang.
Agustian menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan.
Setiap daerah harus melakukan evaluasi pemilu untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan di masa mendatang.
Menurut Agustian, seluruh masukan dalam FGD akan menjadi bahan evaluasi agar pemilihan berikutnya lebih berkualitas.
“Kami menghadirkan narasumber seperti Otong Rosadi serta stakeholder lainnya untuk membahas setiap tahapan pemilu. Tujuannya agar evaluasi yang dihasilkan benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Ketua KPU Kota Padang, Dorri Putra, menegaskan bahwa FGD ini dirancang untuk membahas kelancaran pemilihan, termasuk kesiapan logistik dan sumber daya manusia.
“Fasilitator akan merangkum semua masukan agar menjadi bahan evaluasi yang berkualitas. Hasilnya akan dibawa ke tingkat provinsi, kemudian ke tingkat nasional,” jelasnya.
Dorri menambahkan bahwa seluruh rangkuman diskusi akan dibahas lebih lanjut di FGD KPU tingkat provinsi.
“Hasil akhirnya akan menjadi bahan evaluasi di tingkat nasional agar pemilu ke depan semakin berkualitas,” katanya.
Selain dihadiri Ketua KPU Padang, FGD ini juga diikuti oleh komisioner lainnya, yaitu Jefri Haryanto, Arset Kusnadi, Arianto, dan Randy Aditama.
Staf yang terkait dengan bidangnya juga turut serta dalam diskusi ini.
Suasana diskusi berlangsung aktif dan penuh keakraban.
Para peserta memberikan berbagai masukan yang konstruktif demi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.











