Jakarta, Kliksumbar – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, resmi memperkuat koordinasi sektor energi nasional bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Selasa (26/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas percepatan transformasi energi nasional dan penguatan ketahanan energi Indonesia. Dony bertemu langsung dengan Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung di Jakarta.
Dony menegaskan sinergi lintas sektor menjadi langkah penting menghadapi tantangan energi nasional.
“Sinergi antar lembaga sangat penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar Dony Oskaria.
Selain itu, pemerintah juga ingin mempercepat transformasi sektor energi agar lebih efisien dan berdaya saing.
Fokus Perkuat Sektor Energi Nasional
Dalam pertemuan itu, pemerintah membahas sejumlah agenda strategis sektor energi dan sumber daya mineral.
Beberapa agenda utama meliputi:
1. Penguatan sektor migas nasional
2. Percepatan energi baru terbarukan
3. Pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan
4. Hilirisasi energi dan mineral nasional
5. Optimalisasi pembangkit listrik nasional
Selain itu, pemerintah juga mempercepat pembangunan pembangkit panas bumi di berbagai daerah Indonesia.
Program listrik desa turut menjadi perhatian utama pemerintah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas akses energi masyarakat.
Dorong Transisi Energi Nasional
Pemerintah juga mempercepat pengembangan proyek transisi energi melalui program PLTS nasional.
Menurut Dony, pengembangan energi ramah lingkungan harus berjalan seiring peningkatan kebutuhan energi masyarakat.
Selain itu, pemerintah mendorong percepatan regulasi BBM satu harga dan pengelolaan jaringan gas rumah tangga.
Optimalisasi RUPTL PLN juga menjadi fokus penting pemerintah. Langkah itu dilakukan untuk mendukung target bauran energi baru terbarukan nasional.
Danantara dan BP BUMN Siapkan Investasi Strategis
Dony Oskaria menilai kolaborasi BP BUMN, Danantara, dan Kementerian ESDM akan mempercepat investasi strategis nasional.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan menjaga stabilitas energi nasional dalam jangka panjang.
“Kolaborasi ini diharapkan memperluas akses energi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Dony.
Selain menjaga ketahanan energi, pemerintah juga ingin menciptakan sektor energi yang berkelanjutan dan kompetitif.
Transformasi tersebut dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. (***)











