Jakarta, Kliksumbar – Langkah besar kembali dilakukan pemerintah untuk memperkuat perdagangan nasional. Badan Pengelola BUMN bersama Danantara Indonesia resmi membahas pembentukan BUMN ekspor nasional terintegrasi.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memimpin rapat strategis tersebut di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Pemerintah menargetkan perusahaan ekspor nasional itu mampu memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Selain itu, langkah tersebut diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas nasional.
Fokus Penguatan PT Danantara Sumberdaya Indonesia
Dalam rapat itu, pemerintah membahas penguatan struktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Perusahaan tersebut diproyeksikan menjadi ujung tombak ekspor nasional.
BP BUMN menyebut pembentukan ekosistem ekspor nasional menjadi strategi penting pemerintah.
“Pemerintah terus memperkuat pembentukan ekosistem BUMN ekspor nasional sebagai langkah strategis meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia,” tulis akun resmi BP BUMN.
Selain itu, pemerintah ingin memperkuat tata kelola ekspor nasional. Pemerintah juga mendorong optimalisasi sumber daya nasional di pasar internasional.
Tiga Agenda Penting Dibahas
Rapat tersebut menghasilkan beberapa pembahasan penting terkait arah baru BUMN ekspor nasional.
Berikut poin utama yang dibahas:
1. Persetujuan pengalihan saham kepada BPI Danantara dan BP BUMN
2. Penegasan struktur PT Danantara Sumberdaya Indonesia
3. Penguatan legalitas serta tata kelola perusahaan
Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem ekspor yang lebih profesional dan terintegrasi.
Rosan Roeslani dan Pandu Sjahrir Hadir
Sejumlah pejabat penting turut menghadiri rapat strategis tersebut. Mereka berasal dari Danantara Indonesia dan BP BUMN.
Hadir dalam pertemuan itu Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani.
Selain itu, hadir pula CIO Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, Direktur Utama PT DSI Luke Thomas Mahony, Deputi Bidang Peningkatan Nilai BUMN Endra Gunawan, serta Deputi Bidang Hukum dan Kepatuhan Rini Widyastuti.
Indonesia Targetkan Posisi Lebih Kuat
Pembentukan BUMN ekspor nasional dinilai strategis bagi perekonomian Indonesia. Sebab, Indonesia memiliki sumber daya alam besar yang belum sepenuhnya memberikan nilai tambah optimal.
Melalui perusahaan ekspor terintegrasi, pemerintah ingin memperkuat posisi Indonesia dalam rantai perdagangan global.
“Langkah ini diharapkan meningkatkan nilai tambah komoditas nasional serta memberi kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” tulis BP BUMN.
Selain itu, strategi tersebut diyakini mampu membuka peluang investasi baru. Pemerintah juga berharap ekspor nasional semakin kompetitif di tengah persaingan global. (***)











