Padang, Kliksumbar – Kebakaran melanda sebuah gudang penampungan barang rongsokan di Jalan Bypass Kilometer 13, Kota Padang, Selasa (27/1/2026) pagi.
Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Sungai Sapiah, Kecamatan Kuranji, tepatnya di kawasan Simpang RSUD yang dikenal memiliki arus lalu lintas dan aktivitas pertokoan cukup padat.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan kebakaran sekitar pukul 07.25 WIB.
Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.
Kepala Bidang Operasional Damkar Padang, Rinaldi, menjelaskan petugas menurunkan lima unit armada pemadam kebakaran.
Armada itu menempuh jarak sekitar 11 kilometer dari markas menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi kebakaran pada pukul 07.42 WIB.
Saat itu, api sudah membakar tumpukan barang rongsokan yang berada di bagian depan bangunan gudang.
Kondisi tersebut memicu potensi penyebaran api ke bangunan lain di sekitarnya.
Petugas kemudian melakukan pemadaman secara intensif untuk mencegah api meluas.
Selain itu, petugas juga melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.
Proses pemadaman melibatkan puluhan personel pemadam kebakaran.
“Petugas berhasil mengendalikan api sepenuhnya pada pukul 08.13 WIB,” ujar Rinaldi.
Akibat kebakaran tersebut, satu unit bangunan gudang mengalami kerusakan berat.
Luas area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 150 meter persegi.
Meski demikian, api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Rinaldi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, tidak ada warga yang harus mengungsi akibat kebakaran tersebut.
“Tidak terdapat korban meninggal dunia, korban luka, maupun warga yang mengungsi,” jelasnya.
Meski tidak menimbulkan korban, kebakaran sempat mengancam tiga bangunan toko yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Petugas berhasil mengamankan area sehingga api tidak menjalar ke bangunan tersebut.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran. (***)











