Padang, – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sumatera Barat menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada Sabtu, 14 Juni 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Kota Padang dan dihadiri oleh seluruh pengurus POBSI kota dan kabupaten se-Sumbar.
Pada ajang demokratis tersebut, peserta musyawarah secara aklamasi memilih Irfan Amran sebagai Ketua Pengprov POBSI Sumbar periode 2025–2029.
Pemilihan Irfan Amran membawa harapan besar bagi kemajuan cabang olahraga biliar.
Pecinta biliar Sumbar, Zulhendri Kodoy, mengungkapkan harapannya terhadap kepemimpinan Irfan.
“Kita berharap tangan dingin Bung Irfan bisa menorehkan atlet biliar Sumbar ke ajang nasional, regional bahkan internasional,” ujar Zulhendri Kodoy pada Minggu, 15 Juni 2025.
Menurut Zulhendri, Irfan memiliki jaringan luas yang dapat dimanfaatkan untuk mengangkat biliar Sumbar ke tingkat yang lebih tinggi.
Ia pun berharap kejuaraan nasional seperti Kejurnas bisa kembali digelar di Sumbar.
Zulhendri menambahkan bahwa biliar merupakan olahraga prestasi yang sudah dipertandingkan di PON hingga Olimpiade.
Namun, Sumbar masih belum maksimal dalam mendorong atletnya ke level tertinggi.
Irfan Amran menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan.
Ia mengajak seluruh pengurus untuk bersinergi demi kemajuan olahraga biliar di Sumbar.
“Terima kasih atas amanah yang sangat berat ini. Tapi dengan kolaborasi kita semua, Insya Allah harapan Musprov POBSI Sumbar bisa kita wujudkan,” ujar Irfan.
Irfan menyatakan bahwa pihaknya akan aktif mencari talenta muda di seluruh kabupaten dan kota.
Ia bertekad menjadikan rumah-rumah biliar yang sudah menjamur sebagai pusat pembinaan atlet.
“Kita akan manfaatkan rumah biliar untuk mencari bibit-bibit baru yang akan kita latih menjadi atlet berprestasi,” katanya.
Selain itu, Irfan juga menyoroti perkembangan industri biliar yang begitu pesat di Sumbar.
Menurutnya, pertumbuhan ini turut membuka banyak lapangan pekerjaan baru.
“Banyaknya rumah biliar yang berdiri menunjukkan peluang besar, termasuk dalam membuka lapangan kerja,” ujar Irfan. (***)











