Jakarta, Kliksumbar – Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, resmi meluncurkan Geopark Run Series 2026–2027 di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (22/5/2026). Program tersebut menjadi langkah besar pemerintah memperkuat sport tourism sekaligus mempromosikan geopark Indonesia ke dunia internasional.
Peluncuran itu langsung menarik perhatian publik. Selain menghadirkan konsep wisata olahraga, event tersebut juga menargetkan pelari mancanegara dari berbagai negara.
Widiyanti mengatakan, terdapat empat geopark yang menjadi tuan rumah ajang lari internasional tersebut. Keempat lokasi itu yakni Geopark Minang, Geopark Ciletuh, Geopark Belitong, dan Geopark Ijen.
“Ini tahun pertama series dilakukan. Sementara Geopark Minang sudah beberapa tahun diselenggarakan,” ujar Widiyanti saat konferensi pers.
Sport Tourism Jadi Tren Wisata Dunia
Widiyanti menegaskan, sport tourism dan wellness tourism kini berkembang pesat secara global. Karena itu, Kementerian Pariwisata mendukung penuh penyelenggaraan Geopark Run Series.
Menurutnya, wisata berbasis olahraga mampu mendatangkan wisatawan berkualitas sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi daerah.
“Sports tourism sangat penting. Tren wisatawan sekarang mengarah pada wisata kesehatan,” katanya.
Selain itu, Kementerian Pariwisata memprediksi pertumbuhan sport tourism global mencapai 17,5 persen hingga 2030. Angka tersebut menjadi peluang besar bagi Indonesia memperluas pasar wisata internasional.
Geopark Minang Jadi Sorotan
Geopark Minang menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian besar dalam agenda tersebut. Kawasan itu dinilai memiliki potensi wisata alam dan budaya yang kuat untuk menarik pelari internasional.
Widiyanti menyebut pemerintah akan memperluas promosi ke berbagai negara. Target promosi meliputi Singapura, Malaysia, India, Australia, Korea Selatan, hingga Jepang.
“Kemenpar akan mendukung promosi dalam negeri dan luar negeri,” ujarnya.
Selain memperkenalkan destinasi wisata, event itu juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar geopark.
Dongkrak Ekonomi Masyarakat Lokal
Founder Geopark Run, Yv Tri Saputra, mengapresiasi dukungan penuh Kementerian Pariwisata terhadap event tersebut.
Ia menilai olahraga menjadi cara efektif mempromosikan daerah yang memiliki potensi wisata besar. Karena itu, Geopark Run Series diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.
“Bukan hanya daerahnya dikenal, tetapi ekonomi masyarakat ikut terangkat,” katanya.
Saat ini Indonesia memiliki 12 UNESCO Global Geopark dan 11 National Geopark. Pemerintah optimistis event internasional tersebut mampu memperkuat daya saing pariwisata Indonesia.
Di akhir acara, Widiyanti mengajak masyarakat segera mendaftar pada seri pertama Geopark Run di Ijen yang digelar 23 Agustus 2026.
“Pendaftaran sudah dibuka hari ini. Jangan sampai kehabisan slot,” tutupnya. (***)











