Padang, Kliksumbar – DPD Partai Golkar Kota Padang membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang periode 2025–2030 pada 3–4 Februari 2026.

Panitia menetapkan batas akhir pendaftaran pada 4 Februari pukul 23.59 WIB sebagai tahapan awal menuju Musyawarah Daerah (Musda) XI.

DPD Partai Golkar Kota Padang menyampaikan tahapan Musda XI melalui konferensi pers di Gedung DPD Partai Golkar Kota Padang, Selasa (3/2/2026).

Sejumlah pengurus menghadiri kegiatan itu, yakni Ketua OC Deni Pratama Koto, Ketua SC Neiko Rasaki, Ketua Penyelenggara Erizal, serta Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang M. Iqra Chissa Putra.

Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Padang Jamasri dan perwakilan Fraksi Partai Golkar DPRD Padang Erianto juga ikut hadir.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang M. Iqra Chissa Putra menegaskan Musda XI menjadi forum pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang untuk periode 2025–2030.

Ia menjadwalkan pelaksanaan Musda pada Sabtu, 7 Februari 2026.

“Dan tentunya, pada Musyawarah Daerah ini nanti kita akan memilih Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang periode 2025–2030. Nah, jadi insya Allah mohon doa dan dukungan dari semua. Kita akan melaksanakan Musyawarah Daerah pada Sabtu, 7 Februari,” kata Iqra.

Iqra juga merangkai agenda Musda XI dengan peresmian, pembangunan, serta revitalisasi kantor DPD Partai Golkar Kota Padang.

Ia menyebut panitia menyiapkan dua agenda sekaligus dalam rangkaian kegiatan.

“Selain Musyawarah Daerah yang akan kita laksanakan pada Sabtu, 7 Februari, kita juga akan melaksanakan peresmian, pembangunan, dan revitalisasi kantor DPD Partai Golkar Kota Padang. Jadi ada dua agenda yang akan kita laksanakan,” ujarnya.

Selanjutnya, Iqra menjelaskan Musda XI semestinya berlangsung pada akhir 2025.

Namun, ia menunda agenda itu karena banjir melanda Kota Padang.

“Musda XI ini sebenarnya ingin kita selenggarakan pada akhir tahun 2025, namun karena kondisi bencana melanda Kota Padang akibat banjir, akhirnya kita undur,” tambahnya.

Iqra yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat memperkirakan Musda XI akan dihadiri sejumlah undangan.

Ia menyebut Wali Kota Padang, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat, serta perwakilan DPD Partai Golkar kabupaten/kota se-Sumatera Barat akan ikut menghadiri kegiatan itu.

“Dan insya Allah kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Bapak Wali Kota Padang, serta insya Allah akan dihadiri oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat, dan juga beberapa kawan-kawan dari DPD Partai Golkar kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat,” ucapnya.

Selain itu, Iqra menargetkan kehadiran kader dari berbagai unsur kepengurusan.

Ia memperkirakan sekitar 400 orang akan hadir, mulai dari pengurus kecamatan, pengurus kelurahan, hingga pengurus DPD Kota Padang.

“Dan juga insya Allah Musda ini akan dihadiri oleh para kader Partai Golkar Kota Padang, mulai dari pengurus kecamatan, pengurus kelurahan, dan pengurus DPD Kota Padang. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan sekitar 400 orang pada Sabtu, 7 Februari,” lanjutnya.

Panitia Musda XI menetapkan jumlah pemilik hak suara sah sebanyak 16 suara.

Panitia merinci 11 suara berasal dari pengurus kecamatan.

Panitia juga menetapkan 1 suara dari DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat, 1 suara dari DPD Partai Golkar Kota Padang, serta 1 suara dari Dewan Pertimbangan tingkat kabupaten/kota.

Selain itu, panitia mencatat 1 suara dari pimpinan daerah organisasi sayap tingkat kabupaten/kota dan 1 suara dari pimpinan daerah ormas pendiri tingkat kabupaten/kota.

Sementara itu, Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Padang Jamasri menempatkan Musda XI sebagai forum konsolidasi organisasi sekaligus penetapan kebijakan partai lima tahun mendatang.

Ia menilai agenda itu berjalan seiring dengan penguatan kerja internal partai.

“Dalam proses demokrasi ini, kita melihat bahwa setelah dasar-dasar peneguhan itu dijalankan, Partai Golkar terus bergerak. Di samping kegiatan internal partai, kita juga menyandingkannya dengan kegiatan resmi yang berkaitan dengan konsolidasi Partai Golkar,” kata Jamasri.

Jamasri juga menyiapkan tindak lanjut setelah Musda XI.

Ia menyebut rapat kerja akan menyempurnakan program dan arah kebijakan organisasi.

“Setelah Musda, hasilnya juga akan ditindaklanjuti melalui forum berikutnya, yaitu rapat kerja. Nah, dalam rapat kerja itu nanti akan disempurnakan seluruh program kerja dan kebijakan-kebijakan untuk pembangunan Kota Padang ke depan,” ujarnya.

Ketua SC Musda XI Neiko Rasaki menjelaskan panitia menggelar Musda karena masa kepengurusan periode 2020–2025 telah berakhir.

Ia menegaskan panitia menjalankan tahapan resmi sesuai aturan partai melalui mekanisme pendaftaran bakal calon.

“Di sini saya selaku Sekretaris DPD, Bapak/Ibu sekalian, sekaligus kami menegaskan bahwa saya juga diamanahkan sebagai Ketua SC (Steering Committee) atau Panitia Pengarah Musda XI DPD Partai Golkar Kota Padang yang akan datang,” ujar Neiko.

Neiko menegaskan panitia membuka pendaftaran pada 3 sampai 4 Februari 2026.

Ia menetapkan batas akhir pendaftaran pada 4 Februari pukul 23.59 WIB.

“Pengumuman ini kita laksanakan pada hari ini, sekaligus membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang. Pendaftaran bakal calon ini kita buka pada 3 sampai 4 Februari, dan batas akhirnya pada 4 Februari pukul 23.59 WIB,” katanya.

Neiko menjadwalkan verifikasi berkas, pemeriksaan faktual, serta penetapan bakal calon pada 5 Februari 2026.

Ia menegaskan forum Musda XI akan menetapkan Ketua DPD pada 7 Februari 2026 di Hotel Truntum Padang.

“Pemilihan atau penetapan Ketua DPD itu dilakukan dalam Forum Musda XI Partai Golkar, yang insya Allah akan dilaksanakan pada 7 Februari, bertempat di Hotel truntum Padang,” tutupnya. (***)

Penulis: Gilang Gardhiolla GusveroEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *