Jakarta, Kliksumbar – Panitia Anugerah Jurnalistik Adinegoro (AJA) 2025 resmi mengumumkan daftar nomine dari lima kategori utama, yakni cetak, siber, foto, audio, dan video. Pengumuman tersebut dilakukan setelah proses penjurian yang berlangsung pada 7–9 Januari 2026 di Jakarta.

Panitia AJA menerima sebanyak 746 karya jurnalistik dari berbagai media di Indonesia sepanjang periode pendaftaran 1 Januari hingga 17 Desember 2025. Dewan juri kemudian melakukan seleksi ketat dengan mengedepankan mutu karya, integritas proses, serta relevansi isu yang diangkat.

Direktur Anugerah Jurnalistik Adinegoro PWI Pusat, Maria D. Andriana, menegaskan bahwa AJA tetap menjadi barometer kualitas jurnalisme nasional. Ia menilai para nomine tahun ini menunjukkan kerja jurnalistik yang disiplin dan berpihak pada kepentingan publik. “AJA bukan sekadar penghargaan, tetapi barometer kualitas jurnalisme. Para nomine tahun ini menunjukkan kerja liputan yang disiplin, berani, dan relevan dengan isu publik,” ujar Maria.

Pada kategori cetak, nomine berasal dari Harian Kompas dan Tempo. Harian Kompas masuk nominasi melalui karya “Hutan Sumatera Lenyap” oleh M. Puteri Rosalina, Albertus Krisna, dan Fajar Ramadhan, serta karya “Buzzer Mengepung Warga” oleh Insan Alfajri, Irene Sarwindaningrum, Fajar Ramadhan, dan Melati Mewangi. Sementara Tempo mengusung karya “Lempar Tambang Sembunyi Tangan” oleh Hussein Abri Dongoran bersama tim.

Kategori siber menominasikan karya dari Katadata berjudul “Sisi Lain Kota Digital: Batam Haus Data, Warga Haus Air” oleh Rezza Aji Pratama dan Puja Pratama Ridwan. BBC News Indonesia masuk nominasi melalui liputan “Kisah Perempuan Papua di Balik Peristiwa Viral Save Raja Ampat” karya Raja Eben Lumbanrau. Harian Kompas juga kembali masuk nominasi lewat karya “Sektor Industri dalam Cengkeraman Premanisme”.

Pada kategori foto, nomine berasal dari LKBN ANTARA dan Merdeka.com. Kategori audio menampilkan karya dari Radio Elshinta, RRI Pro 3, dan RRI Nunukan. Sementara itu, kategori video diisi oleh BBC News Indonesia, Narasi Newsroom, dan Kompas TV.

Maria menjelaskan, AJA 2025 mengusung tema prasyarat demokrasi, korupsi, ketahanan pangan, serta energi dan lingkungan. Ia menilai tema tersebut relevan dengan tantangan jurnalisme di era digital, jelasnya.

Panitia memastikan pengumuman pemenang akan disiarkan secara nasional melalui TVRI sebelum penyerahan anugerah pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Serang, Banten, 9 Februari 2026, tambahnya. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *