Jakarta, – Badan Koordinasi Ikatan Keluarga (Bako IKK) Kota Padang menunjukkan langkah cepat meski usianya baru seumur jagung.
Organisasi ini berhasil menjalin kerja sama strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI untuk mengatasi berbagai persoalan sosial di Padang.
Ketua Umum Bako IKK, H. Afrizel Azis, memimpin pertemuan dengan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli di Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Dalam forum itu, Afrizel menyampaikan masalah mendesak seperti penyalahgunaan narkoba, tawuran remaja, dan tingginya angka pengangguran.
Ia menilai pengangguran menjadi akar dari banyak problem sosial.
“Kami juga membawa pesan dari Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang yang sangat berharap ada terobosan untuk menekan angka pengangguran,” ujar Afrizel.
Afrizel menambahkan, pertemuan ini juga terasa istimewa karena untuk pertama kalinya ada putra asli Koto Tangah, Padang, yang dipercaya menjadi Menteri di Kabinet Merah Putih.
“Bako IKK Kota Padang tentu bangga dan semakin bersemangat memperjuangkan kepentingan masyarakat,” jelas pengusaha di bidang teknologi informasi itu.
Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli merespons positif gagasan Bako IKK. Ia menegaskan komitmen untuk mendukung program padat karya dan pelatihan kerja.
“Balai Latihan Kerja (BLK) di Banda Buek, Padang, akan menjadi prioritas Kemnaker RI untuk mendukung rencana Bako IKK,” tegasnya.
Selain BLK Banda Buek, Kemnaker juga menyiapkan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) dan program padat karya infrastruktur.
Program itu diharapkan menyerap banyak tenaga kerja dari kalangan masyarakat kurang mampu.
Pada akhir pertemuan, Afrizel bersama Sekjen Doni Fernando dan Humas Dedi Mariyes Saputra menyampaikan apresiasi atas kesediaan Menaker RI menjadi Ketua Dewan Penasehat Bako IKK Kota Padang periode ini. (***)











