Padang, – Memasuki 100 hari pertama masa kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir, masyarakat Padang mulai merasakan kehadiran pemimpin yang nyata.
Sejak dilantik Presiden Prabowo pada 20 Februari 2025, pasangan ini langsung menjalankan program unggulan yang mereka janjikan.
Tim Kerja Demokrasi Jaringan Pemred Sumbar (JPS) menilai kinerja Fadly-Maigus telah sesuai jalur.
Ketua Tim Kerja JPS, Almudazir, mengatakan bahwa duet ini menunjukkan kerja nyata yang menyentuh langsung kehidupan warga.
“Dari 20 kepala daerah hasil Pilkada serentak 2024, baru Fadly-Amran yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Almudazir pada Senin, 26 Mei 2025, di Padang.
Beberapa program prioritas seperti BPJS gratis, seragam dan LKS gratis, serta pemberdayaan UMKM telah direalisasikan.
Bahkan program “Padang Sehat”, “Padang Respon”, dan “Padang Juara” mulai berjalan secara bertahap.
“Enam pelajar pintar Padang mendapat beasiswa kuliah ke luar negeri dari Sampoerna Foundation. Itu hanya terjadi saat Fadly menjadi Wali Kota,” lanjut Almudazir.
Selain itu, proyek perpanjangan Fly Over Sitinjau Lauik juga mulai dikerjakan.
Meskipun didukung Anggota DPR Andre Rosiade, proses groundbreaking berlangsung saat Fadly-Maigus menjabat.
Fadly Amran menegaskan bahwa semua program unggulan adalah bentuk kontrak politik dengan masyarakat.
Ia mengapresiasi dukungan semua pihak, terutama anggota DPR dari Sumbar, yang ikut membantu memajukan Kota Padang.
“Program unggulan itu harus direalisasikan. Itu komitmen pemimpin. Terima kasih kepada semua pihak yang membantu Padang untuk menjadi kota yang maju dan sejahtera,” ujar Fadly.
Kehadiran Fadly-Maigus dalam berbagai kegiatan sosial menunjukkan keseriusan mereka dalam memimpin.
Masyarakat merasakan perubahan. Kota Padang kini melangkah menuju arah yang lebih baik. (***)











