Mentawai — Kondisi daerah banyak pulau, Kabupaten Mentawai mendapat perhatian khusus dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar).
Terbuktiz KPU Sumbar mengadakan peninjauan langsung ke Gudang Logistik KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai di Tua Pejat, Rabu (17/1). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka supervisi dan monitoring kesiapan logistik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Allhamdulillah berkat kerja apik jajaran KPU di Mentawai dan selalu dimonitor KPU Sumbar, distribusi logistik perlengkapan pemilu ke Kabupaten Kepulauan Mentawai,”ujar Yenrizal Effendi, Fungsional Tata Kelola Pemilu KPU Sumbar Rabu 17/1-2024.
Hari ini kata Yenrizal, pihaknya sengaja mengunjungi gudang logistik untuk memastikan semua surat suara, seperti Presiden, DPD, DPRD, DPRD provinsi, dan DPR RI sudah ada.
“Sehingga itu, KPU Kabupaten dan Kota bersiap melakukan sortir dan lipat,” ujarnya didampingi staf KPU Sumbar, Zulmaidi.
Setelah berkeliling meninjau gudang logistik pemilu, kata Yenrizal, pihaknya belum melihat kendala dalam proses distribusi logistik.
Sebab, semua logistik sudah aman diterima di gedung-gedung KPU Kabupaten dan Kota, serta melihat tersimpan rapi sesuai standar nasional, seperti disimpan di atas palet untuk menghindari genangan air atau menjaga kelembaban.
60 Petugas Sortir Surat Suara
Komisioner KPU Kabupaten Mentawai Eki Butman yang didampingi Sekretaris Irman, menyebutkan, pihaknya melibatkan sekitar 60 petugas untuk kegiatan penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024.
“Kita melibatkan 60 pekerja untuk proses pelipatan surat suara dijadwalkan berlangsung dari 10-19 Januari 2024. Hingga hari ke-7 ini sudah berjalan 80 persen pelipatan dan penyortiran. Lalu, sedikit ditemukan adanya kerusakan, yaitu satu atau dua surat suara,”ujarnya
Kepulauan Mentawai mempunyai DPT sebanyak 66129 dengan 367 TPS yang tersebar di 10 Kecamatan.
“Kami menargetkan pendistribusian kertas suara ke seluruh TPS di tgl 8 Februari 2024 dan paling lambat H-1, khusus daerah sulit seperti Siberut Barat dan Siberut Utara akan diusahakan H-6 mulai bergerak mengingat resiko medan jalur lokasi dan cuaca yang saat ini tidak menentu.”ujarnya (adr)










