Padang, Kliksumbar – Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat memberikan Piagam Penghargaan kepada mantan Kapolda Sumbar, Komjen Pol Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si. Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas berbagai program yang dinilai memberi dampak positif bagi masyarakat selama bertugas di Ranah Minang.

Piagam tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum LKAAM Sumbar, Prof. Dr. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati. Penyerahan berlangsung dalam kegiatan Subuh Mubarak di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabau, Padang, Minggu (5/7/2026).

Rekam Jejak Dinilai Memberi Dampak Positif

Fauzi Bahar menilai Komjen Gatot menghadirkan berbagai program yang menyentuh kehidupan masyarakat. Program itu meliputi Gerakan Subuh Berjamaah, Zero Tawuran, Zero Balap Liar, serta pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.

Menurutnya, program tersebut membantu menjaga moral generasi muda dan memperkuat keamanan masyarakat di Sumatera Barat.

“Gerakan Subuh Berjamaah di jajaran Polda Sumbar sangat sejalan dengan program pemerintah daerah. Terobosan Komjen Gatot turut menyemarakkan masjid dan memperkuat syiar Islam di Ranah Minang,” kata Fauzi Bahar.

Zero Tawuran dan Balap Liar Dirasakan Masyarakat

Selain itu, LKAAM menilai kebijakan Zero Tawuran dan Zero Balap Liar memberikan perubahan nyata. Program tersebut dinilai mampu menekan kenakalan remaja serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kota Padang.

“Kami atas nama LKAAM dan Ninik Mamak merasakan berkurangnya tawuran dan balap liar sejak instruksi itu diterapkan. Kami berharap program tersebut diteruskan Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy,” ujar Fauzi Bahar.

Dorong Ekonomi dan Penanganan Bencana

LKAAM juga mengapresiasi dukungan Komjen Gatot terhadap program ketahanan pangan. Melalui jajaran kepolisian, program penanaman jagung di lahan tidur mendapat respons positif dari masyarakat.

Menurut Fauzi Bahar, langkah tersebut tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga menggerakkan perekonomian warga.

Kemudian, LKAAM menilai jajaran Polda Sumbar bergerak cepat dalam penanganan berbagai bencana alam yang melanda Sumatera Barat, termasuk bencana hidrometeorologi pada akhir 2025.

Sinergi dengan LKAAM

Kerja sama antara Polda Sumbar dan LKAAM juga dinilai berjalan baik selama kepemimpinan Komjen Gatot. Sinergi itu diwujudkan melalui penyelesaian perkara menggunakan pendekatan restorative justice, sosialisasi hukum pidana adat, pencegahan narkoba, serta berbagai program pembinaan masyarakat.

LKAAM berharap berbagai program yang telah berjalan dapat terus dilanjutkan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan pembangunan sosial di Sumatera Barat. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *