Lima Puluh Kota, – Universitas Negeri Padang (UNP) terus berperan aktif dalam meningkatkan ketahanan peternakan masyarakat.
Melalui tim dosen dan mahasiswa Departemen Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran, UNP melaksanakan pengabdian masyarakat di Nagari Suayan, Kabupaten Lima Puluh Kota, pada 3 September 2025.
Kegiatan ini bertujuan mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) melalui edukasi biosekuriti serta pendampingan vaksinasi bagi peternak.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 20 peternak dari Kelompok Tani Usaha Bunda ini terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lima Puluh Kota.
Program terbagi dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi.
Pada tahap pelaksanaan, tim UNP memberikan edukasi interaktif mengenai pentingnya biosekuriti di peternakan, mendemonstrasikan penggunaan desinfektan, serta mendampingi vaksinasi ternak.
Sebanyak 101 ekor sapi, kerbau, dan kambing berhasil divaksin selama kegiatan berlangsung.
Peternak juga aktif mengikuti praktik desinfeksi kandang dan pencatatan vaksinasi.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran peternak dalam menjaga kebersihan, membatasi pergerakan hewan, dan menerapkan protokol kesehatan ternak.
Ketua tim pelaksana, drh. Widia Safitri, M.Biotek, menyatakan bahwa edukasi partisipatif mendorong peternak lebih peduli terhadap kesehatan hewan.
“Peternak kini memahami bahwa pencegahan penyakit adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Selain memberikan edukasi, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara universitas, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Model pendampingan tersebut diharapkan menjadi contoh bagi nagari lain untuk memperkuat ketahanan peternakan terhadap PMK.
Ke depan, tim UNP berencana membentuk pos kesehatan hewan nagari sebagai tindak lanjut program berbasis konsep One Health. (***)











