kliksumbar — Bupati 2 periode Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan menoreh banyak legacy selama 10 tahun pimpin Dharmasraya.

Sutan Riska Tuanku Kerajaan menoreh sejarah sebagai Bupati termuda di Sumbar pada Pilkada 2015, kini Ketua Umum Apkasi itu disebut banyak pihak pantas menjadi gubernur Sumbar, menggantikan Mahyeldi.

Bupati Dharmasraya ini punya akar budaya yang kuat, alasan lain dibanding beberapa nama. Ia masih muda dan suka minta nasihat serta mau bertanya. Dipercaya jadi ketua Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia.

Sutan Riska dikonfirmasi soal penilaian pantas maju Cagub Sumbar hanya tersenyum.

“Hehe, nanti saja kita lihat,” katanya, Sabtu 16)3-2024.

Sutan Riska membeberkan soal persoalan dan kebutuhan rakyat, kader PDI Perjuangan ini mengatakan penduduk Sumbar memang memerlukan penanganan khusus, karena itu pendekatannya mesti serius.

Dikutip dari Harian Singgalang, kebutuhan rakyat memang beragam. Setidaknya: Beras murah, kebutuhan dapur tersedia dan murah. Pupuk dan pestisida murah, BBM dan listrik terjangkau. Pupuk yang ada sekarang mininalis sehingga susah menggenjot produksi.

“Saya kira Sutan Riska cocok maju untuk Sumbar satu, juga beberapa nama lainnya,” kata ujar Wartawan senior yang juga Pemred Harian Singgalang Khairul Jasmi.

Fadli Amran kawan Sutan Riska telah menetapkan pilihan untuk maju dalam Pilwako Padang, maka giliran Sutan Riska merebut peluang.

Peluang itu juga bisa diambil Khairunas bupati Solsel dan Rektor UNP Prof. Ganefri. Sutan sendiri adalah generasi muda dari kalangan akar budaya dan sejarah salah satu kerajaan di Minangkabau.

Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E., M.AP. lahir 27 Mei 1989, pengusaha dan bangsawan Minangkabau. Ia politikus Indonesia menjabat sebagai Bupati Dharmasraya selama dua periode yakni 2016–2021 dan 2021–2024. Saat dilantik usianya 26 tahun. Pada 2024 usianya 35 tahun. (adr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *