Pesisir Selatan, Kliksumbar – Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) tetap menunjukkan semangat kemanusiaan dengan memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak bencana, meski harus menempuh medan sulit hingga berjalan kaki sejauh dua kilometer.
Sebagai bentuk komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, PMI Provinsi Sumatera Barat masih memberikan layanan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat pada November tahun lalu.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan Logistik PMI Sumatera Barat, Hidayatul Irwan, melaporkan bahwa pada Jumat (31/1), PMI Sumatera Barat memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat Jorong Limau dan Jorong Ngalah Gadang, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.
Hidayatul menjelaskan, layanan kesehatan tersebut merupakan hasil donasi masyarakat Indonesia yang disalurkan melalui Palang Merah Indonesia.
Donasi itu kemudian didistribusikan oleh PMI Pusat kepada PMI daerah, termasuk PMI Sumatera Barat, untuk diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Donasi dari PMI Pusat diserahkan kepada PMI daerah, salah satunya Sumatera Barat, untuk diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelas Hidayatul.
Untuk dua titik lokasi layanan tersebut, PMI Provinsi Sumatera Barat yang didukung Tim Kesehatan PMI Provinsi Banten telah melayani sebanyak 117 warga.
Layanan ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum dan pengobatan gratis bagi masyarakat terdampak bencana.
Hidayatul yang mendampingi langsung kegiatan layanan kesehatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim kesehatan yang bertugas.
Ia mengakui medan menuju lokasi pelayanan sangat menantang dan membutuhkan perjuangan ekstra.
“Mulai dari estafet mobil ke motor atau ojek, hingga berjalan kaki hampir dua kilometer, ditambah kondisi hujan,” jelasnya.
Sementara itu, Camat IV Nagari Bayang Utara, Darmadi, yang hadir bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan, menyampaikan bahwa bencana banjir bandang dan tanah longsor memberikan dampak besar bagi masyarakat setempat.
Ia menyebutkan sejumlah akses jalan menuju kampung mengalami kerusakan parah, bahkan terputus, sehingga membatasi aktivitas warga.
“Kalau ada yang rela datang ke sini dan membantu masyarakat, kami sangat bersyukur sekali,” ujar Darmadi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan PMI yang telah membantu warganya memperoleh layanan kesehatan secara gratis di tengah keterbatasan akses pascabencana. (***)











