Padang — KPU Sumbar kembali mempertontonkan ke publik tentang lemahnya berkomunikasi, itu terbukti saat pelantikan pejabat di jajaran KPU, tak satu pun media dan stakeholder lain diundang.
KPU Rabu (10/7) pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan KPU Sumbar, baik untuk kabupaten/kota maupun provinsi.
“Ooo KPU ya begitulah, kita yang biasa mangkal di depan KPU Sumbar kaget ketika melihat sudah terpampang sepanduk besar pelantikan pejabat, namun tidak pernah diberitahukan kalau acara tersebut sudah dirancang jauh hari,”ciloteh jurnalis pagi ini.
Terkesan sekali banyak momen informasi publik harus tahu, KPU Sumbar ini seperti tidak butuh diberitakan.
Ketua FWP-SB Novrianto, mengatakan, ini bukan pertama terjadi, tapi sudah sering, karena KPU Sumbar memang sangat tertutup, wajar kalau pemeriksaan BPK selalu ada temuan.
“KPU Sumbar memang tidak pernah terbuka, padahal setiap berita yang kita ekspos mereka tidak pernah mengeluarkan anggaran, namun Komisioner dan pejabat di lingkungan KPU Sumbar tidak pernah memahami hal tersebut,” ulas Novrianto, Rabu (10/7)
Novrianto juga menambahkan, kalau bagian yang paling bobrok kinerja itu bagian humas, karena tidak pernah berkomunikasi dengan baik, ketika ditanya segala hal, termasuk pelantikan selalu berkelit.
“Humas juga berkelit ketika ditanya kegiatan hari ini, bahkan kegiatan lain juga selalu ditutupi ,” tambah Novrianto.
Dan parah lagi, bos nya KPU RI masih bisa dibodohi, seolah-olah kinerja KPU Sumbar sangat baik dan komunikasi dengan berbagai stakeholder lancar-lancar saja, padahal semua itu kamuflase.
“Bodohnya KPU RI percaya saja dengan KPU Sumbar, padahal komisi II DPR RI sudah jelas dan terang benderang menyampaikan kebobrokan KPU Sumbar, dengan contoh beberapa kabupaten/kota,” tambahnya lagi. (ad)











