Agam, Kliksumbar – Kehadiran Baitul Maal Merapi Merbabu (BM3) di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menjadi bentuk solidaritas nyata bagi masyarakat yang terdampak galodo. Melalui aksi kemanusiaan, BM3 memastikan warga tidak menghadapi musibah tersebut sendirian.
Galodo terjadi akibat hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Malalak beberapa waktu lalu. Banjir bandang bercampur lumpur, batu, dan kayu itu berdampak pada sejumlah nagari serta mengganggu aktivitas masyarakat setempat.
Bencana tersebut mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur. Sejumlah fasilitas umum terdampak, mulai dari akses jalan, jembatan, hingga sarana air bersih. Beberapa rumah warga yang berada di sepanjang aliran sungai dan lereng perbukitan juga mengalami kerusakan. Material lumpur dan bebatuan turut menutup sebagian badan jalan.
Selain langkah penanganan yang dilakukan pemerintah daerah, BM3 mengambil peran dalam upaya tanggap darurat. Kegiatan yang dilakukan meliputi evakuasi warga ke lokasi aman, pembersihan material galodo di titik terdampak, pendataan kerusakan serta kebutuhan mendesak masyarakat, dan koordinasi dengan relawan serta instansi terkait. BM3 juga membangun fasilitas air bersih bagi warga terdampak bencana.
Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan, BM3 merencanakan pembangunan fasilitas air bersih pascagalodo di beberapa titik. Lokasi tersebut berada di Jorong Salimpauang, Jorong Campago Nagari Malalak Utara, serta Jorong Subarang Pakan Usang Nagari Malalak Timur dengan dua titik kegiatan. Saat ini, pembangunan fasilitas air bersih tersebut sedang berlangsung.
Koordinator BM3, Khairul Anwar, MH, yang akrab disapa Tan Rajo, menyampaikan bahwa kehadiran BM3 merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat yang tertimpa musibah.
“Galodo yang terjadi di Malalak ini menjadi duka kita bersama. Baitul Maal Merapi Merbabu hadir untuk memastikan masyarakat terdampak tidak sendirian menghadapi musibah ini. Kami berupaya memberikan bantuan darurat dan dukungan kemanusiaan sesuai kebutuhan di lapangan serta langkah pemulihan,” ujar Tan Rajo.
Ia menegaskan BM3 akan terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan program bantuan agar proses pemulihan masyarakat berjalan lebih baik.
“Kami mengajak masyarakat luas untuk ikut mendoakan dan membantu saudara-saudara kita di Malalak. Semoga ikhtiar bersama ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan pascabencana,” pungkasnya. (***)











