Limapuluh Kota, Kliksumbar – Setelah lebih dari 10 tahun vakum, Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Limapuluh Kota resmi bangkit kembali.

Kebangkitan organisasi purna aparatur sipil negara tersebut ditandai dengan pengukuhan pengurus periode 2025–2030 oleh Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang.

Pengukuhan pengurus PWRI berlangsung di Aula Kantor Bupati di IKK Sarilamak, Rabu (31/12/2025) pagi.

Acara tersebut dihadiri Ketua PWRI Provinsi Sumatera Barat Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Sekretaris PWRI Drs. Hendrinal, Bendahara PWRI Drs. Abdul Gafar, MM, serta Ketua Penasehat PWRI Limapuluh Kota Doni Ikhlas, SH., M.Si.

Ketua PWRI Provinsi Sumbar Syafrizal Ucok menyebut pengukuhan PWRI Limapuluh Kota kali ini memiliki nilai istimewa.

Menurutnya, organisasi tersebut kembali aktif setelah lebih dari satu dekade vakum dan dikukuhkan langsung oleh kepala daerah dengan kehadiran lengkap jajaran pengurus provinsi.

“Pengukuhan PWRI Kabupaten Limapuluh Kota periode 2025–2030 ini memang istimewa,” ujar Syafrizal Ucok.

Syafrizal Ucok menjelaskan PWRI merupakan organisasi para purna tugas yang tidak berhenti mengabdi.

Menurutnya, para anggota masih dapat berkontribusi melalui gagasan dan pemikiran untuk mendukung program pemerintah daerah.

Ia menambahkan kehadiran PWRI Limapuluh Kota tidak hanya bermanfaat bagi anggotanya.

Organisasi ini juga diharapkan memberi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat sekitar tempat para anggota berdomisili.

PWRI Kabupaten Limapuluh Kota periode 2025–2030 dipimpin oleh Zulhikmi, M.Pd Dt. Rajo Suaro.

Ia merupakan tokoh masyarakat, mantan birokrat, dan saat ini dipercaya sebagai Anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

Bupati Limapuluh Kota Safni Sikumbang mengapresiasi pengukuhan PWRI tersebut.

Ia menilai PWRI menjadi wadah resmi bagi putra-putri terbaik daerah yang telah pensiun dari ASN namun tetap diharapkan peran dan pemikirannya.

Safni menyebut filosofi masyarakat Minangkabau basamo mangko manjadi menjadi dasar penting kebersamaan dalam pembangunan.

Karena itu, kehadiran PWRI dinilai relevan dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami pemerintah daerah sangat berterima kasih jika diberikan masukan dan ide-ide untuk kemajuan daerah kita,” ujar Safni Sikumbang.

Ketua DPRD Limapuluh Kota Doni Ikhlas juga menyampaikan harapan serupa.

Ia mendorong pengurus PWRI segera melakukan pendataan keanggotaan hingga tingkat kecamatan.

“Mari pengurus PWRI merangkul mitra yaitu Pemda dan perbankan serta OPD kesehatan,” ujar Doni Ikhlas.

Susunan pengurus PWRI Kabupaten Limapuluh Kota periode 2025–2030 telah ditetapkan sesuai hasil musyawarah organisasi. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *