Padang Panjang, Kliksumbar – Jalur nasional Padang-Bukittinggi kembali terputus akibat tanah longsor di kawasan Lembah Anai. Material batu dan tanah menutup badan jalan pada Kilometer 66.700, Kamis (30/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan seluruh kendaraan belum dapat melintasi lokasi dari kedua arah.

“Saat ini arus lalu lintas tidak bisa dilalui roda dua maupun roda empat dari arah Bukittinggi maupun dari Padang,” ujar AKP Pifzen Finot.

Petugas Amankan Lokasi

Personel Polres Padang Panjang langsung menuju lokasi setelah menerima laporan longsor. Petugas mengatur arus kendaraan dan melakukan pengamanan di sekitar titik longsor.

Selain itu, polisi mengarahkan pengendara agar tidak mendekati lokasi. Langkah tersebut dilakukan demi menghindari risiko kecelakaan akibat material yang masih bergerak.

Alat Berat Sudah Tiba

Alat berat telah berada di lokasi untuk mempercepat penanganan. Namun, proses pembersihan belum dapat dimulai karena kondisi tebing masih labil.

Menurut AKP Pifzen Finot, batu-batu besar masih terus bergerak dari bagian atas bukit. Situasi itu membahayakan operator alat berat maupun petugas di lapangan.

“Saat ini alat berat sudah tiba di lokasi, namun pembersihan material belum bisa dilakukan karena material longsor berupa batu-batuan masih bergerak dari atas bukit,” katanya.

Pengendara Diminta Menunda Perjalanan

Kepolisian mengimbau masyarakat menunda perjalanan melalui jalur Padang-Bukittinggi hingga kondisi dinyatakan aman.

Selain itu, pengendara diminta mengikuti arahan petugas yang berjaga di lokasi. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan melintas demi keselamatan bersama.

Jalur Lembah Anai merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi serta sejumlah daerah di Sumatera Barat. Karena itu, penutupan jalan berpotensi mengganggu mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi.

Polres Padang Panjang memastikan akan terus menyampaikan perkembangan terbaru terkait proses evakuasi serta pembukaan kembali jalur setelah material longsor berhasil dibersihkan dan kondisi tebing dinyatakan aman. (***)

Penulis: TFPEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *