Padang, Kliksumbar – Universitas Andalas (Unand) mewisuda 1.321 lulusan pada Wisuda II Tahun 2026, Minggu (10/5/2026). Prosesi berlangsung selama dua hari di kampus Unand, Limau Manis, Padang.
Sebanyak 1.321 wisudawan berasal dari 156 program studi di 15 fakultas. Mereka terdiri dari lulusan Diploma III, Sarjana, Profesi, Spesialis, Magister, dan Doktor.
Rektor Unand, Efa Yonnedi, menyampaikan pidato penuh motivasi kepada para lulusan. Namun, sebelum pidato dimulai, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga wisudawan asal Fakultas Farmasi.
Ibunda Thelma Febby Margareth Howay, Rosina Eflin Kehek, meninggal dunia di Sorong, Papua Barat.
Unand Klaim Reputasi Global Terus Meningkat
Dalam sambutannya, Efa Yonnedi menegaskan Unand terus berkembang sebagai kampus unggulan nasional.
Menurutnya, Unand berhasil mempertahankan akreditasi institusi “Unggul” hingga Desember 2028. Selain itu, sebanyak 57 persen program studi Unand juga telah mengantongi akreditasi unggul.
“Semua capaian ini menjadi kebanggaan seluruh sivitas akademika,” ujar Efa Yonnedi.
Selain itu, Unand juga mencatat peningkatan reputasi internasional. Kampus tersebut menempati peringkat kedelapan nasional dalam Times Higher Education 2025.
Kemudian, Unand masuk posisi 201–250 dunia pada kategori Interdisciplinary Science Ranking THE.
Transformasi Digital Jadi Fokus Unand
Efa Yonnedi menjelaskan Unand terus mempercepat transformasi digital kampus. Saat ini, Unand telah menerapkan tanda tangan elektronik pada ijazah.
Selain itu, kampus juga menghadirkan platform MyUNAND dan sistem SAKU Digital.
Menurutnya, inovasi tersebut memperkuat layanan mahasiswa, alumni, serta pengelolaan keuangan kampus.
Sepanjang 2025, Unand meluluskan 8.180 wisudawan. Saat ini, komunitas Unand memiliki lebih dari 32 ribu mahasiswa aktif.
Pesan Rektor untuk 1.321 Wisudawan
Efa Yonnedi juga menyoroti tantangan dunia kerja yang akan dihadapi lulusan baru.
Ia meminta wisudawan tidak panik jika belum memperoleh pekerjaan setelah wisuda.
“Pekerjaan pertama adalah tempat belajar, bukan tempat tiba,” katanya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya karakter dibanding sekadar ijazah.
Menurutnya, dunia kerja membutuhkan disiplin, komunikasi, kejujuran, dan inisiatif.
Ia juga meminta lulusan membangun reputasi sejak hari pertama bekerja. Reputasi, katanya, lahir dari konsistensi dan tanggung jawab kecil.
Unand Sambut Dies Natalis ke-70
Dalam kesempatan itu, Efa Yonnedi mengungkapkan Unand akan memasuki Dies Natalis ke-70.
Unand mengusung tema “Tumbuh Berakar, Menjulang Berdampak”.
Tema tersebut menegaskan komitmen kampus mencetak lulusan berkualitas dan berdampak luas bagi masyarakat. (***)











