Solok, Kliksumbar – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau langsung progres preservasi ruas jalan Lubuk Selasih–Surian di kawasan Air Dingin, Kabupaten Solok, Rabu (4/3/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan memastikan percepatan perbaikan jalan sekaligus memantau penanganan titik rawan longsor di sepanjang jalur strategis itu.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Zigo Rolanda didampingi Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat beserta jajaran serta Wakil Bupati Solok bersama pemerintah daerah.
Selain itu, rombongan juga memantau kondisi infrastruktur jalan yang menjadi jalur penghubung penting antarwilayah di Kabupaten Solok dan sekitarnya.
Tinjau Titik Kritis Jalan
Zigo Rolanda menjelaskan ruas jalan Lubuk Selasih–Surian mengalami kerusakan cukup parah sejak 2020.
Pemerintah kemudian memulai pekerjaan perbaikan pada 2025 melalui skema multi years contract yang direncanakan berlangsung hingga 2027.
“Pekerjaan dimulai pada 16 Desember 2025. Kami ingin memastikan progresnya berjalan baik dan sesuai rencana,” ujar Zigo Rolanda.
Selanjutnya, rombongan meninjau dua titik kritis yang memerlukan perhatian khusus.
Titik pertama berada di kawasan Pendakian Seroban yang rawan longsor.
Sementara itu, titik kedua berada pada bagian badan jalan yang mengalami penurunan struktur dasar sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Selain melakukan peninjauan, Zigo juga berdiskusi langsung dengan tim teknis di lapangan guna mencari solusi penanganan yang tepat dan berkelanjutan.
“Kami berdiskusi dengan pihak teknis agar penanganan di titik-titik ini benar-benar tepat sehingga jalan dapat bertahan lama,” jelasnya.
Pembebasan Lahan Jadi Tantangan
Selain persoalan teknis di lapangan, proyek preservasi jalan tersebut juga menghadapi tantangan dalam proses pembebasan lahan.
Data sementara menunjukkan sekitar 140 rumah warga terdampak dalam proses penataan dan perbaikan jalur tersebut.
Namun demikian, Zigo Rolanda menegaskan pihaknya telah membahas proses appraisal bersama Pemerintah Kabupaten Solok untuk mempercepat tahapan administrasi.
“Pada prinsipnya masyarakat mendukung. Kita dorong agar proses administrasi pembebasan lahan segera dituntaskan,” tambahnya.
Perbaikan Fungsional Jelang Mudik Lebaran
Menjelang arus mudik Lebaran, Zigo Rolanda juga meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional segera melakukan perbaikan fungsional di sejumlah titik yang mengalami kerusakan.
Perbaikan tersebut mencakup penanganan jalan berlubang serta pembenahan tikungan sempit yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
“Kami meminta BPJN melakukan perbaikan fungsional terlebih dahulu agar ruas ini tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat saat mudik,” ujarnya.
Menurut Zigo, pembangunan infrastruktur tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik jalan.
Pemerintah juga harus memastikan keselamatan serta kelancaran konektivitas masyarakat tetap terjaga.
“Semoga seluruh proses berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pengguna jalan,” tutupnya. (***)











