Padang, Kliksumbar – Pelantikan dan Rapat Kerja Nasional Dewan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Andalas periode 2025–2029 akan digelar di Kota Padang pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi alumni sekaligus wadah kontribusi nyata untuk pemulihan Sumatera Barat pascabencana.
Panitia menetapkan Convention Hall Kampus Universitas Andalas sebagai lokasi pelantikan dan Rakernas.
Acara ini akan dihadiri ratusan alumni dari berbagai daerah serta tokoh nasional yang berasal dari Universitas Andalas.
Berdasarkan Surat Keputusan DPP IKA UNAND Nomor IST/DPP-IKA/UA/I/2026, organisasi ini akan melantik sebanyak 521 pengurus.
Rektor Universitas Andalas Prof. Efa Yonnedi dijadwalkan melantik jajaran pengurus inti yang dipimpin Ketua Umum Denny Abdi, Wakil Ketua Umum Elen Setiadi, Sekretaris Jenderal Gusti Candra, serta Bendahara Umum Novrihandri.
Selain prosesi pelantikan, DPP IKA UNAND juga meluncurkan dua program strategis, yakni aplikasi alumni IKA UNAND NETWORK melalui laman ikaunand.org serta program sosial IKA UNAND CHARITY.
Kedua inisiatif ini dirancang untuk memperkuat jejaring alumni dan memperluas dampak sosial organisasi.
Rangkaian kegiatan turut diisi dialog bertajuk Curah Gagasan IKA UNAND dengan tema “Membantu Pemulihan Sumatera Barat Pasca Bencana”.
Forum ini menghadirkan Wakil Menteri ESDM RI Ir. Yuliot Tanjung, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ketua Umum IKA UNAND Denny Abdi, serta Prof. Dr. Fasli Djalal. Dr. Yurniwati, MSc akan memandu diskusi tersebut.
Ketua Panitia Pelantikan Gusti Candra menyebutkan bahwa Rakernas I menjadi agenda penting dalam rangkaian acara tersebut.
Ia menjelaskan bahwa diskusi akan berfokus pada pemulihan ekonomi daerah akibat bencana hidrometeorologi akhir 2025.
“Diskusi ini menjadi bentuk kontribusi gagasan dan solusi konkret alumni untuk pemulihan Sumatera Barat pascabencana,” ujarnya.
Ia berharap forum ini melahirkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan secara nyata oleh berbagai pemangku kepentingan.
Sementara itu, Wakil Ketua Pelaksana Munzir mengungkapkan bahwa penyusunan kepengurusan berjalan lebih cepat dari estimasi awal.
“Tim formatur berhasil menyelesaikan susunan pengurus dalam waktu dua bulan,” jelasnya.
Menurut Munzir, tingginya antusiasme alumni menjadi faktor utama percepatan tersebut.
“Kepengurusan baru mengedepankan kebersamaan serta penguatan peran sosial melalui program IKA UNAND Peduli dalam merespons bencana dan memperkuat ekonomi masyarakat Sumatera Barat,” ucapnya. (***)











