Padang, Kliksumbar – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa seni tari tradisional berperan penting sebagai sarana pendidikan karakter dan penanaman jati diri budaya bagi anak-anak. Menurutnya, kegiatan seni seperti ini membantu membentuk karakter, menanamkan nilai luhur, serta memperkuat identitas budaya Minangkabau sejak usia dini.

Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat (Sumbar) “Gebyar Mutiara Minang” 2026, yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center pada Sabtu dan Minggu, 10–11 Januari 2026.

Festival yang sekaligus menjadi Lomba Tari Minang se-Sumbar ini digagas oleh Sanggar Tari Mutiara Minang. Acara diikuti ratusan grup tari dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat, menampilkan kreativitas dan keahlian anak-anak dalam melestarikan budaya Minangkabau.

Fadly Amran menambahkan, “Seni tari tradisional bukan sekadar pertunjukan, tetapi juga media pendidikan karakter dan pembentukan jati diri budaya. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya Minangkabau di tengah derasnya arus globalisasi.” (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *