Lima Puluh Kota, – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Suliki kembali mencuri perhatian publik dengan program pembinaan kemandiriannya.

Karya seni hasil warga binaan, termasuk lukisan glitter bergambar Prabowo Subianto, berhasil menarik minat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Angga Raka Prabowo.

Lukisan ini awalnya dipromosikan melalui media sosial resmi Lapas Suliki, seperti Instagram, TikTok, dan Facebook.

Ketua Dharma Wanita Persatuan Lapas Suliki bahkan membagikan karya tersebut di Instagram Story dengan menandai akun Partai Gerindra dan Angga Raka Prabowo.

Tak disangka, unggahan tersebut mendapat respons positif dari sang wakil menteri yang memesan langsung lukisan bergaya glitter ini.

Deni, warga binaan yang melukis karya tersebut, merasa terharu.

“Saya tidak menyangka hasil karya ini dihargai oleh pejabat tinggi seperti Pak Angga. Terima kasih banyak atas apresiasinya,” ungkap Deni dengan penuh emosi.

Pesanan pertama datang langsung dari Wamen Komdigi yang meminta Deni membuat lukisan foto keluarga.

Pembayaran untuk karya seni ini bahkan dilakukan secara langsung melalui rekening Lapas Suliki senilai lima juta rupiah.

“Ini pencapaian besar bagi saya. Saya semakin semangat untuk belajar dan meningkatkan kemampuan seni,” kata Deni.

Dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan ke Lapas Suliki, Angga Raka Prabowo menyampaikan penghargaan atas karya seni Deni.

“Saya sangat mengapresiasi hasil karya ini. Lukisan glitter ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki makna mendalam. Semoga Deni terus tabah dan menjadikan pembinaan ini sebagai bekal positif di masa depan,” ujarnya.

Kalapas Suliki, Kamesworo, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Wamen Komdigi atas apresiasi tersebut.

“Hasil karya warga binaan menjadi bernilai tinggi, apalagi jika mendapatkan pengakuan dari tokoh publik seperti Pak Angga,” ujar Kamesworo.

Kegiatan pembinaan di Lapas Suliki menjadi bukti nyata bahwa kreativitas dan mimpi tak terhalang oleh jeruji besi.

Berbagai produk warga binaan, mulai dari jas hujan hingga batik tulis, terus diperkenalkan melalui berbagai platform media sosial.

“Dengan adanya pembinaan ini, kami berharap warga binaan bisa belajar banyak hal dan kembali ke masyarakat dengan kemampuan baru,” tambah Kamesworo.

Deni mengakhiri dengan rasa syukur mendalam.

“Saya berterima kasih kepada Pak Angga dan pihak Lapas Suliki yang mendukung karya saya. Ini motivasi besar untuk terus berkarya dan menjadi lebih baik,” tutupnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *