Pekanbaru, — Suasana sidang kasus kerusuhan dan penyerangan di lahan PT Seraya Sumber Lestari (SSL) berlangsung tegang.

Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru mencecar Bupati Siak, Afni Zulkifli, yang hadir sebagai saksi, Kamis (15/10/2025).

Ia memberikan keterangan terkait bentrokan antara masyarakat dan pihak perusahaan di Desa Tumang, Kabupaten Siak.

Dalam sidang tersebut, muncul nama dua pengusaha, Apiu dan Cimpo.

Keduanya disebut-sebut sebagai cukong yang menguasai ratusan hektare lahan sawit di kawasan Hutan Tanaman Industri milik PT SSL.

Kedua nama itu telah berulang kali dipanggil untuk bersaksi, namun belum juga hadir di persidangan.

Ketua Majelis Hakim, Dedy, menegaskan bahwa peran para cukong tidak bisa diabaikan.

“Mereka menyediakan truk, sopir, hingga bahan bakar untuk membawa masyarakat ke lokasi konflik,” ujarnya di ruang sidang.

Ia menambahkan, pemanggilan terhadap Apiu dan Cimpo penting untuk mengungkap keterlibatan mereka secara jelas.

Sementara itu, Bupati Afni menegaskan dirinya tidak mengenal kedua nama tersebut.

“Saya baru mengetahui siapa Cimpo dan Apiu hari ini,” kata Afni saat menjawab pertanyaan hakim.

Pernyataan itu membuat suasana sidang semakin serius.

Hakim Dedy juga menjelaskan alasan menghadirkan Afni sebagai saksi.

Ia menilai, sebagai kepala daerah, Afni harus memahami situasi dan berperan sebagai “orang tua” bagi masyarakat serta perusahaan yang berselisih.

“Ibu dipanggil karena pejabat publik harus membantu penyelesaian konflik ini,” ucap Dedy.

Majelis hakim turut meminta Afni menjelaskan langkah yang telah diambil pasca konflik pada 11 Juni 2025.

Sidang juga menghadirkan 12 terdakwa dengan rompi tahanan.

Mereka diduga terlibat langsung dalam kerusuhan di lokasi perusahaan.

Pengadilan masih menunggu kehadiran Apiu dan Cimpo untuk dimintai keterangan soal kepemilikan lahan sawit di kawasan HTI PT SSL.

Proses hukum kasus ini terus berlanjut, sementara masyarakat berharap keadilan bisa ditegakkan secara transparan. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *