Pasaman Barat, Kliksumbar – Kepedulian Muslimat Nahdlatul Ulama kembali hadir untuk masyarakat terdampak bencana banjir di Sumatera Barat. Pengurus Cabang Muslimat NU Pasaman Barat menyalurkan bantuan donasi dari ibu-ibu Muslimat NU se-Indonesia kepada warga Dusun Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, yang sempat terisolir akibat banjir.
Aksi kemanusiaan tersebut menyasar warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabanjir. Muslimat NU memberikan bantuan berupa uang saku yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan dasar masyarakat dalam masa pemulihan.
Selain itu, kehadiran Muslimat NU di Dusun Maligi menjadi bentuk nyata solidaritas sosial yang menjangkau wilayah dengan akses terbatas. Organisasi perempuan NU ini memastikan bantuan diterima langsung oleh masyarakat terdampak tanpa perantara.
Ketua PW Muslimat NU Sumatera Barat, Riska Eka Putri, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan ukhuwah antar sesama. Menurutnya, bantuan tidak hanya ditujukan bagi daerah yang mudah dijangkau, tetapi juga bagi masyarakat yang berada di wilayah terisolir.
“Kami ingin memastikan masyarakat di daerah terisolir juga merasakan perhatian dan bantuan. Semoga ini meringankan beban saudara-saudara kita,” ujarnya, Jumat (16/1).
Sementara itu, Sekretaris PW Muslimat NU Sumbar, Zulfatmi menjelaskan bahwa gerakan solidaritas tersebut lahir dari semangat kebersamaan ibu-ibu Muslimat NU di seluruh Indonesia. Ia menyebut donasi dihimpun secara kolektif sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana.
Bendahara PW Muslimat NU Sumbar, Nurul Muflihati menambahkan bahwa seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan langsung kepada warga terdampak. Pihaknya berkomitmen menjaga transparansi dan memastikan bantuan tepat sasaran.
Di sisi lain, warga Dusun Maligi menyambut baik kehadiran Muslimat NU. Bantuan yang diterima membuat masyarakat merasa lebih diperhatikan dan tidak sendirian dalam menghadapi dampak bencana.
Muslimat NU berharap aksi kemanusiaan ini dapat menginspirasi organisasi lain untuk turut berkontribusi membantu masyarakat di daerah terpencil. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, proses pemulihan pascabanjir di Pasaman Barat diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. (***)











