Jakarta, Kliksumbar – PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) memastikan proses keberangkatan Jamaah Calon Haji Indonesia 2026 berjalan lancar, aman, dan nyaman. Untuk itu, jajaran direksi turun langsung memantau seluruh embarkasi haji di berbagai bandara Indonesia sejak hari pertama pemberangkatan.
Monitoring nasional tersebut dimulai pada 20 April 2026 dan dipimpin Direktur Utama IAS, Budi Setyawan Wijaya. Langkah ini dilakukan agar seluruh layanan berjalan sesuai standar operasional.
Kloter pertama diberangkatkan dari Embarkasi Solo melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB. Pelepasan jamaah turut dihadiri Taj Yasin Maimoen serta Direktur Komersial IAS, Muchdian Muchlis.
Selain itu, kloter pertama juga diberangkatkan dari Embarkasi Yogyakarta melalui Yogyakarta International Airport pukul 01.05 WIB. Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Human Capital IAS, Israwadi.
Selanjutnya, Budi Setyawan Wijaya menegaskan kunjungan direksi dilakukan untuk memastikan seluruh pelayanan jamaah berlangsung optimal.
“Monitoring dan kunjungan direksi IAS serta anak perusahaan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada jamaah dapat terlaksana dengan baik dan terarah,” ujar Budi saat meninjau keberangkatan jamaah di Bandara Soekarno-Hatta, (20/4/2026).
Ia menjelaskan IAS Group memegang peran penting dalam operasional haji, mulai dari ground handling, dukungan operasional, facility management, hingga layanan logistik dan kargo.
Menurutnya, beberapa titik utama pengawasan meliputi penanganan bagasi, kebersihan area check-in, kesiapan personel, keamanan penerbangan, serta jaringan internet di area Makkah Route.
“Beberapa poin yang menjadi titik berat perhatian kami adalah sektor Ground Handling atau penanganan bagasi. Kami telah menyiapkan alur perjalanan bagasi jamaah. Kemudian Operation Support melalui penyiapan personel, kebersihan holding room dan toilet, kesiapan GSE, layanan internet di area Makkah Route CGK, serta penyediaan alat keamanan penerbangan di Asrama Haji,” jelasnya.
Selain monitoring lapangan, IAS juga telah membuka Posko Gabungan Nasional Haji 2026 yang beroperasi mulai 20 April hingga 1 Juli 2026.
Direksi IAS dijadwalkan mengunjungi sejumlah posko haji di berbagai kota sejak fase keberangkatan hingga kepulangan. Langkah itu dilakukan agar seluruh jamaah, termasuk lanjut usia, dapat menjalani perjalanan ibadah dengan aman dan nyaman.
IAS merupakan subholding InJourney yang bergerak di sektor aviasi, logistik, dan layanan bandara. Perusahaan ini menaungi sembilan anak usaha dengan lima portofolio utama, yakni cargo and logistics, ground handling, hospitality, operations support, serta property. (***)











