Jakarta, Kliksumbar – DPD IKA Universitas Andalas Jabodetabek menggelar Bazar Amal dan Pentas Seni bertajuk Peduli Ranah Minang – Ranah Maimbau Raso di Pelataran Parkir Selatan RS YARSI, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat solidaritas alumni sekaligus menyalurkan kepedulian bagi masyarakat Ranah Minang yang terdampak bencana.
Selain itu, panitia melibatkan berbagai pihak dalam penyelenggaraan acara. RS YARSI, BRI, BNI, Pegadaian, Dipo Finance, Asuransi Sinar Mas, Transmart, Wuling, serta mitra alumni Unand memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Panitia memadukan konsep amal dan pelestarian budaya dalam acara ini. Nuansa Minangkabau tampil kuat melalui dekorasi, kuliner, dan pertunjukan seni tradisional di tengah ibu kota.
Ketua Harian DPP IKA Unand, Elen Setiadi, hadir mewakili Ketua Umum DPP IKA Unand, Denny Abdi. Ia menegaskan kepedulian sosial tidak dibatasi jarak.
“Beberapa daerah di Ranah Minang mengalami bencana dan membutuhkan proses pemulihan panjang. Bantuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran banyak pihak. Semangat Ranah Maimbau Raso mengingatkan bahwa empati dan kebersamaan menjadi kekuatan utama membangun bangsa,” ujar Elen.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pembina DPP IKA Unand, M. Shadiq Pasadigoe, mendorong pengurus dan alumni terus menggelar kegiatan serupa.
“Kegiatan ini menunjukkan empati luar biasa civitas akademika terhadap Ranah Minang. Ini menjadi wujud tanggung jawab sosial yang nyata dan semangat untuk terus berbuat baik, berapapun nilai donasi yang terkumpul,” jelas anggota DPR RI dan mantan Bupati Tanah Datar dua periode tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua DPD IKA Unand Jabodetabek, Welly Bend, menyampaikan kegiatan bazar amal ini merupakan aksi kemanusiaan kedua yang dilakukan organisasinya.
“Kami menggelar kegiatan ini sebagai respons atas bencana banjir bandang Sumatera Barat pada pertengahan November 2025. Kami berharap kegiatan ini menjadi ladang amal bagi alumni Unand dan membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Welly Bend.
Bazar amal tersebut melibatkan puluhan tenant UMKM dan produk kreatif. Pengunjung menunjukkan antusiasme tinggi sejak pagi hari.
Selain berbelanja, pengunjung mengikuti lelang barang dan kuliner. Panitia juga menyuguhkan berbagai pertunjukan seni tradisi Minangkabau.
Ketua Panitia Pelaksana, Finorita Fauzi, menilai keberhasilan acara ini lahir dari semangat gotong royong.
“Kami mengapresiasi dukungan sponsor, mitra, relawan, dan masyarakat. Kami berharap bantuan yang terhimpun dapat meringankan beban saudara-saudara kita serta mempererat silaturahmi,” tambahnya.
Panitia mencatat total donasi yang terkumpul mencapai Rp100 juta. Dana tersebut berasal dari sponsor, hasil lelang, serta donasi yang masuk ke rekening IKA Unand Jabodetabek.
Selanjutnya, panitia akan menyalurkan seluruh donasi kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah Sumatera Barat.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap nilai kepedulian sosial terus tumbuh dan menginspirasi gerakan kemanusiaan di masa mendatang. (***)











