Jakarta, Kliksumbar – Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, mendorong pembangunan dermaga baru di ujung-ujung pulau di Kabupaten Kepulauan Mentawai guna mempercepat konektivitas antarwilayah serta memangkas waktu tempuh masyarakat.

Menurutnya, kebutuhan infrastruktur transportasi laut di Mentawai kini sangat mendesak mengingat wilayah tersebut memiliki empat pulau besar yang aktivitas mobilitas warganya sangat bergantung pada jalur penyeberangan.

“Di Mentawai ada empat pulau besar. Pulau-pulau utama itu sangat membutuhkan dermaga di ujung-ujung pulaunya,” ujar Zigo dalam unggahan media sosialnya, Selasa (31/3/2026).

Selain itu, ia menegaskan pembangunan dermaga strategis akan memberi efisiensi signifikan terhadap perjalanan masyarakat dari satu pulau ke pulau lainnya.

Saat ini, perjalanan melalui pelabuhan utama masih memakan waktu hingga empat jam. Namun, apabila dermaga dibangun di titik terdekat antarujung pulau, waktu tempuh dapat dipangkas menjadi sekitar satu jam.

“Kalau masyarakat ingin menyeberang dari pulau A ke pulau B melalui pelabuhan utama, waktu tempuhnya bisa mencapai empat jam. Tetapi, jika dibangun dermaga di ujung pulau, kapal bisa menyeberang hanya sekitar satu jam,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zigo menilai percepatan akses transportasi laut tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga mendukung distribusi logistik, layanan pendidikan, serta akses kesehatan masyarakat di kawasan kepulauan.

“Artinya, ini sangat memangkas waktu tempuh. Karena itu, kami mengusulkan kepada Menteri Perhubungan agar dermaga dibangun di ujung-ujung pulau yang ada di Mentawai,” tambahnya.

Di sisi lain, pembangunan dermaga baru dinilai berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama sektor perdagangan, perikanan, dan pariwisata di Kepulauan Mentawai.

Karena itu, Zigo berharap Kementerian Perhubungan segera menindaklanjuti usulan tersebut agar konektivitas antar pulau semakin baik dan pelayanan publik bagi masyarakat kepulauan menjadi lebih optimal. (***)

Penulis: Gilang Gardhiolla GusveroEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *