Padang, Kliksumbar – Pemerintah Kota Padang bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Pulai Kampung Pinang RT 01/RW 08, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Jumat (16/1/2026) pagi. Langkah ini menjadi bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap musibah yang menimpa warga.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara langsung menyerahkan bantuan sosial kepada para korban. Ia hadir untuk memastikan bantuan diterima tepat sasaran serta memberikan dukungan moril kepada keluarga terdampak.

Kebakaran tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Api menghanguskan satu unit rumah besar dengan tujuh kamar. Tiga kepala keluarga menempati rumah itu, terdiri dari satu pemilik rumah dan dua keluarga penyewa.

Dalam penyerahan bantuan, Pemko Padang memberikan bantuan sosial tak terencana. Pemilik rumah menerima bantuan sebesar Rp15 juta. Sementara itu, masing-masing keluarga penyewa memperoleh bantuan sebesar Rp2,5 juta. Total bantuan dari Pemko Padang mencapai Rp20 juta.

Selain bantuan pemerintah daerah, Baznas Kota Padang turut berperan membantu para korban. Lembaga tersebut menyalurkan bantuan sebesar Rp1,5 juta kepada pemilik rumah serta masing-masing keluarga penyewa.

Lebih lanjut, Pemko Padang mengusulkan agar rumah yang mengalami kerusakan berat tersebut memperoleh bantuan rehabilitasi tambahan dari Baznas. Nilai bantuan yang diusulkan mencapai Rp10 juta untuk mendukung proses perbaikan rumah.

Maigus Nasir menyatakan harapannya agar bantuan yang diberikan dapat meringankan beban korban. “Dengan bantuan dari Pemko Padang dan Baznas ini, kita berharap rumah ini bisa segera ditempati kembali oleh keluarga,” ujar Maigus Nasir.

Selain menyerahkan bantuan, Maigus Nasir juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia menyoroti risiko korsleting listrik sebagai penyebab utama kebakaran di kawasan permukiman padat. Ia menekankan pentingnya pemasangan instalasi listrik sesuai standar keamanan, jelasnya.

Ke depan, Pemko Padang mendorong pengadaan alat pemadam api ringan di tingkat kelurahan. Program ini bertujuan agar masyarakat bersama Dubalang dapat melakukan penanganan awal sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian, tambahnya. (***)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *